Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Sajian gorengan yang dijual di pinggir jalan. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Penelitian terbaru melansir dari Medical Daily menyimpulkan kesehatan saluran pencernaan menjadi kunci kesehatan manusia karena menentukan kekebalan seseorang, kesehatan mental, serta kemungkinan munculnya masalah kesehatan serius seperti kanker, penyakit jantung, dan penyakit autoimun.
Termasuk pula kesehatan usus, faktor seperti gen keluarga, lingkungan, obat-obatan, dan pola makan menentukan kesehatan mikrobioma usus, namun kualitas dan jenis asupan makanan memainkan peran penting.
Oleh karenanya guna menjaga kesehatan usus yang lebih baik, berikut daftar sejumlah makanan yang mesti dihindari.
1. Gula
Bakteri usus yang sehat dapat hilang jika mengonsumsi terlalu banyak gula, alhasil memicu peradangan pada tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan yang jauh lebih serius. Studi telah membuktikan seseorang yang diet tinggi gula memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami sembelit serta gangguan fungsi usus secara keseluruhan.
2. Makanan olahan
Kandungan garam, lemak, gula, dan beragam jenis bahan tambahan makanan seperti pengawet pada makanan olahan berpotensi mengganggu keseimbangan mikrobioma yang sehat.
3. Daging merah
Konsumsi daging merah dapat meningkatkan strain bakteri tertentu tumbuh berlebihan di usus dan berdampak negatif bagi kesehatan usus.
4. Makanan yang digoreng
Makanan yang digoreng tinggi akan lemak jenuh sehingga makanan jadi lebih sulit dicerna. Dampaknya berbahaya bagi usus sebab dapat menyebabkan peradangan dan masalah terkait usus lainnya.
5. Pemanis buatan
Pemanis buatan termasuk pengganti gula rendah kalori menurut WHO tak efektif untuk menurunkan berat badan dalam jangka panjang. Diketahui bahwa pemanis buatan memengaruhi komposisi mikrobioma usus, meningkatkan intoleransi glukosa, serta menyebabkan penyakit metabolik.
6. Alkohol
Mengonsumsi alkohol berlebih dapat merusak lapisan usus bahkan bakteri berpotensi tumbuh secara berlebihan alhasil dapat menyebabkan pencernaan yang buruk dan refluks asam.
Sementara itu, berikut beberapa jenis makanan yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan usus.
1. Makanan fermentasi
Yogurt, kimchi, sauerkraut, serta tempe ialah jenis makanan fermentasi yang membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik sekaligus mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab penyakit di usus.
2. Makanan kaya serat
Buah-buahan, polong-polongan, dan kacang-kacangan merupakan sumber kaya serat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Meski demikian, diet kaya serat baik untuk tubuh karena merangsang pertumbuhan bakteri tertentu di usus, yang memakan serat untuk pertumbuhannya.
3. Makanan kaya probiotik
Makanan kaya probiotik seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus yang membantu pencernaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Kejaksaan Agung resmi menahan Don Ritto dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU PT Asabri usai pelimpahan perkara dari Polri.
Lima mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma mengembangkan inovasi layanan konseling berbasis Virtual Reality (VR)
Meta Deskripsi:Otorita IKN mengusulkan tambahan anggaran Rp2,7 triliun untuk proyek pembangunan baru, pengelolaan aset, dan pembebasan lahan IKN.
Kekeringan di Gunungkidul meluas. BPBD telah menyalurkan 38 tangki air bersih dan menyiapkan 1.150 tangki untuk warga terdampak.
Pada tahun ini, sebanyak 140 siswa mengikuti kegiatan PKL yang tersebar di 57 tempat praktik yang telah bekerja sama dengan pihak madrasah.