Didakwa Suap ASN Kemenhub, PT KA Properti Jalani Sidang Tuntutan
PT KA Properti Manajemen dijadwalkan menjalani sidang tuntutan dalam perkara dugaan suap Rp1,36 miliar terkait proyek DJKA Kemenhub.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Penyakit jantung sekarang tidak hanya terjadi pada orang-orang tua, tetapi orang-orang yang berusia 40-an tahun pun berisiko mengalaminya.
Sebagaimana dikutip dalam siaran Medical Daily pada Selasa (31/12), dokter ahli jantung dari Mount Sinai Health di Scarsdale, Amerika Serikat, Evan. S. Levine, menyampaikan bahwa perubahan gaya hidup bisa membantu mencegah terjadinya serangan jantung.
Berikut 10 langkah untuk mencegah risiko serangan jantung sebelum berusia 60 tahun yang dia sampaikan dalam unggahan video di TikTok.
1. Jangan merokok
Merokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di jantung, meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, serta meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan yang dapat menimbulkan serangan jantung. Perokok memiliki risiko lebih dari dua kali lipat terkena serangan jantung dibandingkan dengan bukan perokok.
2. Hindari minuman manis
Menghindari minuman manis atau minuman bersoda dapat membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi. Menurut hasil penelitian, mengonsumsi minuman manis setiap hari dapat meningkatkan risiko serangan jantung bahkan pada mereka yang berolahraga secara teratur.
3. Hindari makanan cepat saji
Menghindari makanan cepat saji, yang sering kali tinggi garam, gula, dan lemak tidak sehat, dapat membantu mengurangi risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan serangan jantung.
BACA JUGA: Musim Dingin Ternyata Bisa Memicu Terkena Stroke
4. Berolahraga setidaknya 30 menit sehari
Melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit sehari bisa meningkatkan sirkulasi darah, mengatur tekanan darah, mencegah obesitas, dan menurunkan kadar kolesterol, semua faktor risiko utama serangan jantung.
5. Menjalani pemeriksaan kalsium jantung
Pemeriksaan kalsium jantung diperlukan untuk menilai penumpukan kalsium di arteri jantung. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat untuk memantau kesehatan jantung bagi individu dengan kadar kolesterol tinggi, riwayat penyakit jantung dalam keluarga, dan faktor risiko penyakit jantung lainnya.
6. Atasi stres
Stres dapat meningkatkan tekanan darah dan menimbulkan gangguan hormon seperti kortisol, keduanya berdampak negatif pada kesehatan jantung. Mengatasi stres akibat pekerjaan maupun hubungan dan menemukan cara untuk bersantai dapat mendatangkan kebaikan bagi kesehatan jantung.
7. Tangani diabetes dan hipertensi
Menangani kondisi yang mendasari seperti diabetes dan hipertensi sangat penting untuk mencegah serangan jantung, karena ini merupakan faktor risiko yang signifikan bagi kesehatan jantung.
8. Jaga berat badan
Berat badan berlebih, terutama timbunan lemak di sekitar perut dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit metabolik yang berpotensi menyebabkan serangan jantung. Dokter Levine mengatakan bahwa obesitas sentral berkaitan dengan hipertensi, kadar trigliserida tinggi, perlemakan hati, dan kadar lipid tinggi. Semua itu tidak baik untuk kesehatan jantung.
9. Dengarkan saran dari tenaga medis saja
Dokter Levine menekankan pentingnya mendengarkan saran kesehatan dari tenaga medis berkualifikasi. Saran-saran kesehatan dari pemengaruh di media sosial yang tidak memiliki kompetensi dan kredensial medis sebaiknya tidak diikuti.
10. Hindari atau batasi konsumsi alkohol
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PT KA Properti Manajemen dijadwalkan menjalani sidang tuntutan dalam perkara dugaan suap Rp1,36 miliar terkait proyek DJKA Kemenhub.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dan 32 provinsi menyerap 97.000 tenaga kerja lokal dengan daya tampung 122.000 siswa.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.