Cegah Risiko Gagal Ginjal Anak dengan 7 Kebiasaan Ini

Newswire
Newswire Minggu, 04 Oktober 2026 08:37 WIB
Cegah Risiko Gagal Ginjal Anak dengan 7 Kebiasaan Ini

Ilustrasi ginjal. - Foto ini dibuat oleh AI/Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Kesehatan ginjal anak perlu diperhatikan sejak dini. Ginjal merupakan salah satu organ vital tubuh yang berfungsi menyaring limbah dan racun dari darah sekaligus menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit.

Seiring bertambahnya usia, fungsi dan kesehatan ginjal kemungkinan mengalami penurunan. Kondisi tersebut berpotensi memicu sejumlah komplikasi terhadap tubuh.

Masalah pada fungsi ginjal juga dapat berlangsung dengan atau tanpa gejala. Karena itu, kebiasaan menjaga kesehatan ginjal penting ditanamkan sejak anak-anak, terutama bagi orang tua yang ingin menjaga kesehatan anak hingga dewasa.

Dilansir dari National Kidney Foundation, terdapat tujuh cara yang dapat dilakukan untuk merawat kesehatan ginjal anak.

1. Rutin melakukan aktivitas fisik dan olahraga

Aktivitas fisik dan olahraga secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan ginjal anak. Kebiasaan tersebut membuat anggota tubuh tetap prima dan produktif, termasuk organ ginjal.

Orang tua dapat membiasakan anak untuk aktif bergerak dan melakukan olahraga secara rutin sebagai bagian dari pola hidup sehat.

2. Batasi konsumsi gula

Konsumsi gula juga perlu mendapat perhatian. Gula merupakan salah satu penyebab penyakit diabetes yang sering bertambah seiring bertambahnya usia.

Karena itu, orang tua sebaiknya mengatur konsumsi gula pada anak agar tidak berlebihan. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi munculnya penyakit ginjal di usia tua.

3. Pastikan tubuh tetap terhidrasi

Air merupakan salah satu cairan yang diperlukan ginjal untuk membantu mengeluarkan limbah dan racun dari tubuh. Asupan air juga membantu aliran darah yang lebih baik melalui ginjal dan tubuh.

Oleh sebab itu, memastikan anak mendapatkan asupan air yang cukup menjadi salah satu kebiasaan penting dalam menjaga kesehatan ginjal sejak dini.

4. Kurangi konsumsi garam

Konsumsi garam juga perlu dibatasi karena garam mengandung sodium yang dapat menahan sirkulasi air dalam tubuh dan ginjal.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan tekanan darah. Jika terjadi, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan komplikasi penyakit ginjal.

5. Jaga berat dan komposisi tubuh tetap ideal

Menjaga berat badan dan komposisi tubuh tetap ideal merupakan cara lain untuk mempertahankan kesehatan ginjal anak.

Lemak dan kalori yang berlebihan dapat mengakibatkan permasalahan medis yang serius. Karena itu, pola hidup yang mendukung berat dan komposisi tubuh ideal penting diperhatikan sejak anak-anak.

6. Pastikan konsumsi obat sesuai arahan

Jika anak membutuhkan obat-obatan, orang tua sebaiknya memastikan pengobatan dilakukan sesuai resep dan arahan.

Konsumsi obat secara berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan ginjal. Karena itu, penggunaan obat perlu diperhatikan agar tetap sesuai dengan kebutuhan dan arahan pengobatan.

7. Lakukan pemeriksaan medis secara rutin

Selain menerapkan kebiasaan hidup sehat, orang tua dapat membawa anak melakukan pemeriksaan medis secara rutin.

Pemeriksaan tersebut dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan anak sekaligus mendapatkan diagnosa medis. Dengan pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan anak dapat dipantau secara berkala.

Menjaga kesehatan ginjal sejak dini pada akhirnya menjadi bagian dari upaya mempertahankan kesehatan anak dalam jangka panjang. Aktivitas fisik, pengaturan konsumsi gula dan garam, kecukupan air, berat badan ideal, penggunaan obat sesuai arahan, serta pemeriksaan medis merupakan tujuh langkah yang dapat diperhatikan orang tua.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online