Advertisement

Manfaat Pak Choi untuk Usus, Tulang, dan Jantung Terbukti Studi

Maya Herawati
Rabu, 25 Februari 2026 - 14:07 WIB
Maya Herawati
Manfaat Pak Choi untuk Usus, Tulang, dan Jantung Terbukti Studi Foto ilustrasi bok choy atau pak choi. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Manfaat pak choi atau bok choy semakin mendapat perhatian karena kandungan nutrisinya yang mendukung kesehatan usus, tulang, dan jantung. Sejumlah penelitian menunjukkan sayuran keluarga kubis ini memiliki potensi antioksidan dan efek perlindungan metabolik bagi tubuh.

Pak choi merupakan salah satu sayuran cruciferous yang memiliki tekstur renyah dan kaya serat, vitamin K, vitamin C, kalsium, kalium, serta senyawa antioksidan. Meski uji klinis acak pada manusia yang secara khusus meneliti bok choy masih terbatas, berbagai penelitian pada hewan memberikan gambaran mekanisme kesehatan yang kuat.

Advertisement

Pak Choi dan Kesehatan Usus

Penelitian berjudul Impact of Anaerobic Fermentation Liquid on Bok Choy and Mechanism of Combined Vitamin C from Bok Choy and Allicin in Treatment of DSS Colitis (Pan et al., Foods 2025) menemukan bahwa vitamin C dari bok choy mampu meningkatkan fermentasi karbohidrat kompleks oleh mikroba usus yang menguntungkan pada tikus dengan kolitis.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya penurunan peradangan, berkurangnya invasi bakteri pada usus besar, serta penurunan tingkat infeksi. Kombinasi nutrisi dalam bok choy juga diketahui mampu menurunkan sitokin proinflamasi sekaligus memperkuat integritas pelindung usus.

Studi lain berjudul Human Gut Bacterial Communities Are Altered by Addition of Cruciferous Vegetables to the Diet (Li et al., Journal of Nutrition 2009) menyimpulkan bahwa konsumsi sayuran cruciferous seperti bok choy dapat meningkatkan populasi bakteri baik dalam usus manusia setelah dua minggu suplementasi. Perubahan ini berkontribusi pada peningkatan keragaman mikrobiota yang membantu mengurangi kembung, memperlancar buang air besar, serta memberikan perlindungan terhadap infeksi.

Peran Nutrisi Pak Choi untuk Kesehatan Tulang

Berdasarkan data National Institutes of Health (NIH), satu cangkir bok choy mentah mengandung sekitar 6 persen kebutuhan kalsium harian dan 27 persen nilai harian vitamin K. Sayuran ini juga mengandung zat besi, fosfor, magnesium, dan seng yang berperan dalam pembentukan kolagen serta kepadatan tulang.

Penelitian tahun 2020 mengenai sayuran hijau kaya vitamin K menunjukkan bahwa nutrisi tersebut membantu meningkatkan metabolisme tulang pada usia dewasa dengan memfasilitasi proses remodeling sel. Kombinasi nutrisi dalam bok choy membantu memindahkan kalsium ke jaringan tulang sehingga berpotensi mencegah osteoporosis seiring bertambahnya usia.

Manfaat Pak Choi bagi Kesehatan Jantung

Pak choi juga berpotensi mendukung kesehatan sistem kardiovaskular. Studi pada hamster Syrian Golden yang diberi diet tinggi lemak (Naseri et al., Food & Function 2020) menunjukkan bahwa pemberian 5–7 persen bok choy dapat menurunkan kolesterol total, trigliserida, LDL (kolesterol jahat), serta enzim hati, sekaligus meningkatkan HDL (kolesterol baik).

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa bok choy mampu menekan ekspresi gen yang berhubungan dengan pembentukan lemak serta merangsang reseptor metabolik yang berperan dalam keseimbangan lipid.

Selain itu, kandungan kalium, kalsium, dan magnesium dalam pak choi membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga berperan dalam pengaturan tekanan darah. Kandungan folatnya juga membantu menormalkan kadar homosistein, yaitu asam amino yang jika meningkat dapat memicu risiko penyakit jantung.

Cara Mengonsumsi Pak Choi

Pak choi dapat diolah menjadi berbagai hidangan seperti tumisan, sup, maupun salad untuk dikonsumsi secara rutin setiap minggu. Kandungan kalorinya yang rendah membuat sayuran ini dapat dikonsumsi dalam jumlah relatif banyak sebagai bagian dari pola makan sehat.

Konsumsi pak choi akan memberikan manfaat lebih optimal jika disertai aktivitas fisik seperti berjalan kaki serta penerapan pola makan seimbang sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan usus, tulang, dan jantung secara menyeluruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : The Times of India

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Mudik Gratis 2026 Dibuka 1 Maret, Kuota 15.834 Penumpang Bus

Mudik Gratis 2026 Dibuka 1 Maret, Kuota 15.834 Penumpang Bus

News
| Rabu, 25 Februari 2026, 15:37 WIB

Advertisement

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Wisata
| Selasa, 24 Februari 2026, 13:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement