Hujan Intensitas Tinggi Guyur Merapi Sabtu Siang, Waspada Lahar
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
Telur rebus, salah satu sumber protein yang membantu memperbaiki hormon perempuan. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kesehatan reproduksi wanita dapat dipengaruhi oleh keseimbangan hormon yang berkaitan erat dengan pola makan dan gaya hidup. Ahli gizi mengungkap lima kebiasaan sederhana yang berpotensi meningkatkan kesehatan hormonal hingga 70 persen jika dilakukan secara konsisten.
Ketidakseimbangan hormon menjadi masalah umum yang dialami wanita pada berbagai fase kehidupan, mulai dari masa remaja hingga usia dewasa. Kondisi ini dapat memicu berbagai keluhan seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), nyeri menstruasi, perubahan suasana hati, berat badan sulit turun, hingga kelelahan berkepanjangan.
Ahli gizi Rashi Chowdhary, seperti dikutip dari Hindian Times, Selasa (23/2/2026) menjelaskan bahwa sebagian besar gejala hormonal bukan terjadi secara acak, melainkan berkaitan dengan fluktuasi gula darah dan peradangan kronis dalam tubuh. Hal tersebut disampaikannya dalam podcast bersama aktris Samantha Ruth Prabhu yang dibagikan pada 25 Mei dan cuplikannya di Instagram pada 18 Februari.
"Kebanyakan gejala hormonal tidak terjadi secara acak. Gejala tersebut adalah tanda penurunan gula darah secara drastis dan peradangan kronis yang muncul sebagai PCOS, menstruasi yang menyakitkan, suasana hati yang berubah-ubah (mood swings), berat badan yang sulit turun, atau kelelahan," jelas Rashi.
Ia menambahkan bahwa langkah awal memperbaiki kesehatan reproduksi wanita bukanlah dengan suplemen, tetapi dengan memperbaiki kondisi usus atau gut reset sesuai tingkat peradangan individu.
Kebiasaan yang Mendukung Kesehatan Hormon
Menurut Rashi, perubahan kecil dalam pola makan harian dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan hormonal. Salah satunya adalah mengonsumsi lemak sehat di pagi hari untuk membantu menstabilkan kadar gula darah. Ia menyarankan konsumsi kacang tinggi lemak seperti kacang makadamia, kacang Brazil, atau kenari segera setelah bangun tidur.
"Banyak wanita memiliki masalah hormonal, dan Anda tidak bisa menyeimbangkan hormon tanpa menyeimbangkan kadar gula darah Anda," jelasnya.
Selain itu, pemenuhan protein juga menjadi faktor penting. Ia menyarankan agar sarapan mengandung protein dan lemak, misalnya telur, lentil bagi vegetarian, atau protein shake, dengan kebutuhan sekitar 20–30 gram protein setiap kali makan.
Peran Serat dan Waktu Makan
Keseimbangan antara serat dan karbohidrat juga berpengaruh pada kesehatan reproduksi wanita. Rashi menyarankan setiap konsumsi karbohidrat disertai sayuran dalam rasio minimal 1:1, bahkan bisa 1:2 atau 1:3 bagi yang ingin menurunkan berat badan. Ia menambahkan bahwa kebutuhan protein harian wanita dapat mencapai sekitar 80 gram per hari.
Kebiasaan lain yang dinilai berdampak besar adalah makan malam lebih awal. Ia menyarankan agar waktu makan malam selesai sekitar pukul 17.30, meskipun bagi banyak orang hal ini terasa sulit dilakukan.
"Ini menjadi tugas yang sangat berat. Namun, orang yang berhasil melakukannya akan melihat manfaat yang luar biasa," ujarnya.
Kesehatan Emosional dan Hormon
Faktor emosional juga memiliki peran penting dalam kesehatan hormon. Rashi menekankan bahwa pengelolaan emosi dan stres perlu diperhatikan karena kondisi emosional yang tidak diproses dengan baik dapat berdampak pada kesehatan fisik.
"Semua orang tahu bahwa jika saya tidak memproses emosi saya, hal itu akan bermanifestasi menjadi masalah kesehatan," katanya.
Ia menegaskan bahwa kesejahteraan emosional merupakan bagian dari kesehatan secara menyeluruh, termasuk kesehatan reproduksi wanita. Informasi mengenai kebiasaan sederhana ini dapat membantu wanita memahami bahwa perubahan pola makan, waktu makan, serta kesehatan mental dapat berkontribusi terhadap keseimbangan hormon dan kualitas hidup dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Hindustan Times
LPS mencatat tiga BPR di DIY dicabut izin usahanya. Klaim penjaminan simpanan yang dibayarkan mencapai Rp58,51 miliar.
Disdikpora Kota Jogja mencatat kekurangan 71 guru SD dan SMP pada 2026. Kebutuhan sementara dipenuhi melalui berbagai skema, termasuk dana BOS.
BPK menemukan masalah pengelolaan keuangan negara senilai Rp49,28 triliun. Sebesar Rp1,80 triliun telah dikembalikan selama pemeriksaan.
Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menyoroti tren penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah atau TKD.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 habis terjual di semua kategori, termasuk royal box. Penyelenggara memastikan tidak menambah kuota tiket.