Puluhan Juta Data Pelanggan Bocor di Jepang, AI Disorot
Serangan siber di Jepang dan Korea Selatan mengancam data pelanggan, bank, dan layanan publik. AI disorot karena dapat mempercepat pencarian celah keamanan.
Ilustrasi Menstruasi/ist-classic105
Harianjogja.com, JOGJA—Keterlambatan menstruasi atau telat haid menjadi kondisi yang cukup sering dialami perempuan. Situasi ini kerap memicu rasa cemas, terutama ketika siklus bulanan tidak datang sesuai perkiraan. Padahal, telat haid tidak selalu disebabkan oleh kehamilan, melainkan bisa dipengaruhi berbagai faktor yang berkaitan dengan kondisi tubuh dan pola hidup sehari-hari.
Secara umum, siklus menstruasi normal berlangsung setiap 21 hingga 35 hari. Namun, stres, kelelahan, perubahan berat badan, hingga aktivitas fisik berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur menstruasi.
Kabar baiknya, sebagian besar kondisi telat haid dapat dibantu dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan teratur. Langkah sederhana sehari-hari dinilai mampu membantu tubuh mengembalikan keseimbangan hormon secara alami.
Dilansir dari Halodoc, salah satu faktor yang paling sering memengaruhi keterlambatan haid adalah stres. Ketika tubuh mengalami tekanan emosional berlebihan, hormon pengatur menstruasi dapat terganggu sehingga siklus menjadi tidak teratur.
Karena itu, menjaga kondisi mental tetap stabil menjadi langkah penting. Relaksasi seperti meditasi, latihan pernapasan, atau aktivitas yang menenangkan dapat membantu tubuh lebih rileks.
Tidur yang cukup juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan hormon. Kurang tidur dalam jangka panjang dapat memicu gangguan siklus menstruasi dan memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Berat badan yang terlalu rendah maupun berlebihan sama-sama dapat memicu gangguan siklus haid. Tubuh membutuhkan keseimbangan nutrisi dan lemak sehat untuk menjaga produksi hormon reproduksi tetap stabil.
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang seperti sayur, buah, protein, dan cukup cairan menjadi langkah penting untuk membantu menjaga kesehatan reproduksi.
Selain itu, diet ekstrem juga sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu sistem hormonal tubuh. Kebiasaan melewatkan waktu makan terlalu sering juga bisa memengaruhi metabolisme dan siklus menstruasi.
Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki, yoga, atau stretching dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan memperbaiki sirkulasi darah. Namun, olahraga berlebihan justru dapat menghambat menstruasi karena tubuh mengalami stres fisik.
Mengurangi konsumsi kafein berlebihan, menghindari rokok, dan alkohol juga dianjurkan karena kebiasaan tersebut dapat memengaruhi keseimbangan hormon.
Sebagian orang juga memanfaatkan minuman herbal seperti jahe hangat yang dipercaya membantu melancarkan menstruasi. Meski begitu, konsumsi tetap perlu dilakukan secara wajar dan tidak berlebihan.
Selain faktor gaya hidup, beberapa jenis obat tertentu juga dapat memengaruhi siklus menstruasi. Karena itu, penting memperhatikan obat yang sedang dikonsumsi apabila haid sering terlambat.
Mencatat jadwal menstruasi secara rutin juga membantu mengenali pola siklus tubuh sehingga perubahan dapat lebih mudah dipantau sejak awal.
Jika telat haid berlangsung cukup lama, terjadi berulang, atau disertai gejala lain seperti nyeri hebat dan perubahan siklus ekstrem, pemeriksaan medis perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab pastinya.
Menjaga kesehatan reproduksi tidak hanya berkaitan dengan siklus menstruasi, tetapi juga menjadi bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan siber di Jepang dan Korea Selatan mengancam data pelanggan, bank, dan layanan publik. AI disorot karena dapat mempercepat pencarian celah keamanan.
Polda DIY mengamankan sejumlah demonstran saat aksi di DPRD DIY pada Selasa (20/10/2026). Polisi menyebut terjadi pelemparan batu dan petasan.
KMP Batumandi terbakar saat hendak sandar di Pelabuhan Merak, Banten. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi, tanpa laporan korban jiwa.
Penjualan mobil LCGC turun 11% pada Januari–September 2026, meski pasar otomotif nasional tumbuh. Daya beli dan bunga kredit menjadi sorotan.
Kemenkeu memastikan anggaran penanganan bencana melalui BNPB tidak dipangkas, dengan pagu Rp2,23 triliun dan Dana Siap Pakai Rp750 miliar.
PSIM Jogja kalah 0-1 dari Bhayangkara FC dan menelan lima kekalahan beruntun. Laskar Mataram kini berada di peringkat ke-17 dengan satu poin.