Nguyen Xuan Son Cedera Parah, Vietnam Kehilangan Mesin Gol
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Foto ilustrasi olahraga latihan beban. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penelitian terbaru mengungkap olahraga rutin selama beberapa minggu dapat membantu meningkatkan fungsi otak, terutama kemampuan fokus, pengambilan keputusan, dan kontrol perhatian.
Studi yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Brain Research tersebut menemukan bahwa peningkatan kebugaran tubuh akibat olahraga berkaitan langsung dengan meningkatnya produksi protein penting bernama Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF).
BDNF dikenal luas sebagai zat yang membantu menjaga kesehatan sel saraf dan mendukung kemampuan otak beradaptasi atau neuroplastisitas. Dalam dunia kesehatan, protein ini kerap disebut sebagai “pupuk” bagi otak karena perannya yang penting dalam proses belajar dan memori.
Latihan 12 Minggu Picu Perubahan pada Otak
Neuroscience News melaporkan, penelitian ini melibatkan peserta dewasa berusia 18 hingga 55 tahun yang sebelumnya jarang berolahraga. Para peserta kemudian dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol untuk mengamati dampak aktivitas fisik terhadap fungsi otak.
Kelompok intervensi menjalani latihan bersepeda rutin selama 12 minggu dengan frekuensi tiga kali setiap pekan.
Selama penelitian berlangsung, para peneliti melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari tes kebugaran aerobik (VO₂max), pengambilan sampel darah, tes kognitif, hingga pemantauan aktivitas otak. Pemeriksaan dilakukan pada awal penelitian, minggu keenam, dan minggu ke-12.
Protein Otak Meningkat Setelah Olahraga Intens
Hasil penelitian menunjukkan peserta yang mengalami peningkatan kebugaran aerobik juga mengalami lonjakan kadar BDNF lebih tinggi setelah melakukan olahraga intensitas tinggi.
Kenaikan kadar BDNF tersebut berkaitan dengan aktivitas otak yang lebih efisien saat menjalankan tugas yang membutuhkan perhatian dan kontrol diri.
Peneliti menemukan perubahan aktivitas pada area korteks prefrontal, yakni bagian otak yang berperan dalam pengambilan keputusan, fokus, dan pengendalian perilaku.
Temuan ini memperlihatkan olahraga rutin tidak hanya memperkuat kondisi fisik, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan kognitif sehari-hari.
Peneliti Ingatkan Hasil Masih Terbatas
Meski hasil penelitian dinilai menjanjikan, peneliti mengingatkan studi ini masih berskala kecil sehingga hasilnya perlu ditafsirkan secara hati-hati.
Jumlah sampel penelitian relatif terbatas dan beberapa faktor biologis seperti perubahan hormonal maupun siklus menstruasi pada peserta perempuan belum sepenuhnya diperhitungkan secara detail.
Karena itu, penelitian lanjutan dengan jumlah peserta lebih besar masih diperlukan untuk memastikan dampak olahraga terhadap fungsi otak secara lebih luas.
Aktivitas Ringan Dinilai Sudah Bermanfaat
Meski demikian, penelitian ini kembali menegaskan pentingnya aktivitas fisik rutin bagi kesehatan tubuh dan otak.
Para ahli menyarankan masyarakat tidak harus langsung melakukan olahraga berat. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, jogging ringan, atau bersepeda selama beberapa menit setiap hari sudah dapat memberikan manfaat jika dilakukan secara konsisten.
Dengan pola hidup aktif dan rutin bergerak, kesehatan jantung, suasana hati, hingga kemampuan konsentrasi disebut dapat ikut terjaga dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.