Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Diabetes - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pengontrolan kadar gula darah penting dalam upaya untuk menekan risiko komplikasi akibat diabetes.
Hal ini disampaikan dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Umum Daerah Kepulauan Seribu dr. Nur Rahmah Oktariani Sp.PD dalam acara diskusi mengenai diabetes yang diikuti secara daring, ia mengatakan bahwa orang yang sudah didiagnosis mengalami diabetes dianjurkan rutin memeriksa kadar gula darah.
Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis yang dijalankan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kadar gula darah, indeks massa tubuh, tekanan darah, fungsi ginjal, dan fungsi hati.
"Kalau udah kena diabetes hampir semua organ kita juga bisa kena komplikasinya, dia bisa menyerang ke ginjal, dia bisa kena ke kulit juga bisa jangka panjangnya stroke, penyakit jantung, bisa juga keluhan-keluhan ke arah saraf rasa baal, kesemutan dan lain-lain, ke mata juga bisa," kata dokter Nur, Senin (14/4/2025).
"Kalau kadar gula darahnya terkontrol, kita harapkan komplikasi-komplikasi, keluhan yang menyertai tadi, juga bisa ikut terkontrol dengan baik meskipun kemungkinan untuk hilang sama sekali kecil, karena memang kalau sudah muncul ya akan ada seterusnya," ia menambahkan.
BACA JUGA: Pemanis Buatan Bisa Memicu Rasa Lapar Lebih Sering
Dokter Nur mengatakan bahwa gejala seperti penglihatan kabur serta tangan baal atau kesemutan pada pasien diabetes bisa jadi mengindikasikan masalah ginjal kronik.
Kalau penglihatan sudah mulai kabur atau mata menjadi rabun, ia melanjutkan, pasien diabetes sebaiknya menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan supaya bisa mendapatkan intervensi yang dibutuhkan.
Dokter juga mengingatkan pasien diabetes untuk menjaga diri agar terhindar dari masalah kesehatan yang lebih berat.
"Kayak kaki, jangan sampai kita pakai alas kaki sendal jepit, gampang kita kena batu, kena kerikil, karena sedikit luka saja bisa jadi masalah," kata dokter Nur.
"Pakai losion atau misalnya minyak zaitun supaya (kulit) tidak kering, kalau kering kan otomatis kita sering garuk-garuk, menyebabkan luka. Kemudian potong kuku secara teratur," ia menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.