Film Baru Steven Spielberg Kuasai Box Office, Jauh dari Titik Impas

Jumali
Jumali Senin, 15 Juni 2026 23:27 WIB
Film Baru Steven Spielberg Kuasai Box Office, Jauh dari Titik Impas

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Film petualangan fiksi ilmiah terbaru garapan sutradara Steven Spielberg, Disclosure Day, langsung memimpin box office Amerika Utara pada pekan perdana penayangannya. Film ini meraih pendapatan US$44 juta dari 3.824 bioskop, melampaui proyeksi awal industri yang berada di kisaran US$35 juta.

Variety melaporkan, capaian tersebut menunjukkan masih tingginya minat penonton terhadap film orisinal di tengah dominasi sekuel dan waralaba besar di industri perfilman Hollywood.

Meski demikian, performa awal yang kuat itu belum menjamin keuntungan. Disclosure Day diketahui memiliki biaya produksi sebesar US$115 juta, ditambah biaya pemasaran sekitar US$80 juta, sehingga total investasi mencapai US$195 juta atau setara sekitar Rp3 triliun.

Dengan sistem pembagian pendapatan bioskop yang hanya mengalirkan sekitar separuh dari penjualan tiket ke studio, film ini diperkirakan harus menembus pendapatan global sekitar US$300 juta untuk mencapai titik impas (break even).

Hingga kini, total pendapatan global Disclosure Day tercatat sekitar US$92,9 juta, terdiri dari US$44 juta domestik dan US$48,9 juta internasional. Angka tersebut masih cukup jauh dari target finansial yang dibutuhkan.

Dari sisi kritik, film ini mendapat sambutan cukup positif dengan skor 81 persen di Rotten Tomatoes. Namun, respons penonton lebih beragam dengan nilai “B” dalam CinemaScore, menandakan penerimaan yang tidak sepenuhnya solid di kalangan penonton umum.

Sebagai pembanding, karya Spielberg sebelumnya Ready Player One dibuka dengan US$41 juta dan berakhir dengan pendapatan global US$607 juta, menunjukkan bahwa film sang sutradara masih memiliki potensi daya tahan di box office.

Di sisi lain, kejutan besar justru datang dari film horor independen Obsession. Film garapan kreator YouTube Curry Barker itu kembali menunjukkan performa luar biasa dengan menempati posisi kedua pada pekan kelima penayangan, meraih US$19 juta dan hanya turun 25 persen dari pekan sebelumnya.

Lebih mencolok lagi, Obsession mencatat sejarah dengan empat pekan berturut-turut yang pendapatannya selalu lebih tinggi dari pekan debutnya. Total pendapatan film ini kini mencapai US$188,3 juta di Amerika Utara dan US$265 juta secara global, menjadikannya salah satu rilisan paling sukses dari studio Focus Features.

Sementara itu, dua film besar yang baru dirilis pekan lalu justru mengalami penurunan tajam. Scary Movie turun 70 persen ke posisi ketiga dengan US$14,5 juta, meski secara total masih menguntungkan dengan US$173,1 juta global.

Nasib lebih buruk dialami Masters of the Universe yang hanya mengumpulkan US$45,7 juta domestik dan US$84 juta global, jauh di bawah ekspektasi untuk film dengan anggaran hampir US$200 juta, menjadikannya salah satu kegagalan besar tahun ini.

Melengkapi lima besar, film horor Backrooms berada di posisi keempat dengan US$12 juta pada pekan ketiga. Film ini terus menunjukkan performa stabil dengan total US$262 juta global, sekaligus menyalip Marty Supreme sebagai film terlaris sepanjang masa milik A24.

Secara keseluruhan, pekan ini memperlihatkan dinamika menarik di box office: film berbiaya besar tidak selalu menjamin kesuksesan, sementara film independen dengan konsep kuat justru mampu mencetak rekor baru.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online