Gavin Lee Tahu Timnas Indonesia Lebih Kuat, Singapura Tak Gentar
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Memanjatkan doa - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Pergantian tahun dalam kalender Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi diri atau muhasabah. Pada momen ini, banyak Muslim memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT selama setahun terakhir sekaligus memohon perlindungan dan keberkahan untuk tahun yang akan datang.
Salah satu tradisi yang berkembang di tengah masyarakat Muslim adalah membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah. Amalan ini umum dijumpai di berbagai majelis taklim, pesantren, hingga masjid saat memasuki 1 Muharam.
Meski demikian, sejumlah ulama menjelaskan bahwa bacaan doa tersebut lebih merupakan tradisi keagamaan yang berkembang di kalangan umat Islam dan bukan berasal dari hadis sahih yang secara khusus memerintahkan pembacaannya pada pergantian tahun. Kendati demikian, berdoa, beristigfar, dan memohon kebaikan tetap merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam.
Waktu Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun
Secara tradisi, doa akhir tahun dibaca menjelang waktu Magrib pada hari terakhir bulan Zulhijah. Setelah matahari terbenam dan masuk waktu Magrib yang menandai dimulainya 1 Muharam, umat Islam kemudian membaca doa awal tahun.
Momen pergantian tahun ini sering dimanfaatkan untuk memperbanyak istigfar, membaca Al-Qur'an, berdzikir, serta memohon ampunan atas berbagai kekhilafan yang terjadi selama satu tahun terakhir.
Doa Akhir Tahun Hijriah
Doa akhir tahun berisi permohonan ampun atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan selama setahun. Selain itu, doa ini juga memohon agar amal saleh yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT.
Teks Arab
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ، فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ، وَلَمْ تَرْضَهُ، وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي، وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِي، وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ، فَأَسْأَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ
Latin
Allāhumma mā 'amiltu fī hādzihis-sanati mimmā nahaitanī 'anhu, falam atub minhu, wa lam tardhahu, wa lam tansahu, wa halumta 'alayya ba'da qudratika 'alā 'uqūbatī, wa da'autanī ilat-taubati ba'da jur'atī 'alā ma'shiyatik. Fa innī astaghfiruka faghfir lī. Wa mā 'amiltu fīhā mimmā tardhāhu wa wa'adtanī 'alaihits-tsawāba, fa as'aluka an tataqabbalahu minnī, wa lā taqtha' rajā'ī minka yā Karīm.
Arti
"Ya Allah, apa yang telah aku lakukan pada tahun ini dari perkara yang Engkau larang, sementara aku belum bertobat darinya, dan Engkau tidak meridhainya, namun Engkau tidak melupakannya. Engkau tetap bersabar kepadaku padahal Engkau mampu menghukumku. Engkau masih mengajakku bertobat setelah keberanianku bermaksiat kepada-Mu. Maka aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku. Dan apa yang telah aku lakukan dari amal yang Engkau ridhai serta Engkau janjikan pahala atasnya, aku memohon agar Engkau menerimanya dan tidak memutus harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah."
Doa Awal Tahun Hijriah
Setelah memasuki 1 Muharam, umat Islam biasa membaca doa awal tahun sebagai permohonan perlindungan dari godaan setan, kekuatan untuk melawan hawa nafsu, serta kemudahan dalam menjalankan amal saleh sepanjang tahun.
Teks Arab
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin
Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwal, wa 'alā fadhlikal-'azhīmi wa jūdikal-mu'awwal. Wa hādzā 'āmun jadīdun qad aqbal. Nas'alukal-'ishmata fīhi minas-syaithāni wa auliyā'ih, wal-'auna 'alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū', wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā Dzal-Jalāli wal-Ikrām.
Arti
"Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Abadi, Yang Maha Dahulu dan Yang Maha Awal. Kepada karunia-Mu yang agung dan kemurahan-Mu kami bersandar. Tahun baru ini telah datang. Kami memohon perlindungan kepada-Mu dari godaan setan dan para pengikutnya, pertolongan untuk melawan hawa nafsu yang mengajak kepada keburukan, serta kesibukan dalam amal yang mendekatkan diri kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulia."
Momentum Tahun Baru Islam sejatinya bukan hanya tentang membaca doa tertentu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri. Muharam sebagai salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam dapat diisi dengan memperbanyak ibadah, puasa sunah, sedekah, dzikir, serta memperkuat hubungan dengan sesama.
Dengan memasuki tahun baru Hijriah, umat Islam diharapkan dapat menata kembali niat, memperbaiki amal, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga tahun yang baru membawa keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.