Airlangga Targetkan Investasi Hilirisasi Rp3.800 Triliun dalam 4 Tahun
Pemerintah menargetkan investasi hilirisasi Rp3.800 triliun dalam empat tahun untuk 28 komoditas di delapan sektor.
Ilustrasi kolagen
Harianjogja.com, JAKARTA—Kolagen menjadi salah satu protein paling melimpah di tubuh. Kolagen merupakan komponen utama jaringan ikat yang membentuk beberapa bagian tubuh, termasuk tendon, ligamen, kulit, dan otot.
Suplemen kolagen menjadi populer, sebagian besar terhidrolisis atau dipecah agar lebih mudah diserap. Biasanya, suplemen kolagen berbentuk bubuk dan kapsul. Beberapa makanan secara alami dapat meningkatkan asupan kolagen.
Makanan yang mengandung gelatin, seperti kaldu tulang, mengandung kolagen karena gelatin merupakan zat protein yang berasal dari kolagen yang telah diproses. Kolagen juga ditemukan di jaringan ikat hewan, seperti kulit ayam, kulit babi, daging sapi, dan ikan. Lalu, vitamin C sangat penting untuk sintesis kolagen sehingga Anda perlu mengonsumsi makanan kaya vitamin C, seperti jeruk, brokoli, dan paprika.
Baca juga: Begini Makna Sebenarnya 'Tidur Itu Ibadah' saat Puasa Ramadan
Kolagen dalam suplemen yang telah dihidrolisis lebih efisien diserap daripada kolagen dari makanan karena harus dipecah dahulu dengan enzim pencernaan.
Karena merupakan komponen utama kulit, kolagen berperan dalam memperkuat, menjaga elastisitas, dan menghidrasi kulit. Seiring bertambahnya usia, tubuh menghasilkan lebih sedikit kolagen yang menyebabkan kulit kering dan membentuk kerutan. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa peptida kolagen atau suplemen yang mengandung kolagen dapat membantu memperlambat penuaan kulit.
Satu ulasan dari 11 studi yang sebagian besar berfokus pada wanita menemukan bahwa mengonsumsi 3 sampai 10 gram kolagen per hari selama rata-rata 69 hari menyebabkan peningkatan elastisitas dan hidrasi kulit. Suplemen ini dapat bekerja dengan merangsang tubuh untuk memproduksi kolagen sendiri. Selain itu, suplemen kolagen dapat meningkatkan produksi protein lain yang membantu menyusun kulit, termasuk elastin dan fibrillin.
Kolagen membantu menjaga integritas tulang rawan yang melindungi persendian. Karena jumlah kolagen dalam tubuh menurun seiring bertambahnya usia, risiko gangguan sendi akan meningkat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen kolagen dapat membantu memperbaiki gejala osteoarthritis dan mengurangi nyeri sendi secara keseluruhan.
Kolagen yang memberikan tulang kekuatan akan memburuk seiring bertambahnya usia. Hal ini dapat menyebabkan kondisi seperti osteoporosis yang ditandai dengan kepadatan tulang yang rendah dan risiko patah tulang yang lebih tinggi. Studi menemukan hasil pada 66 wanita pasca menopause yang mengonsumsi 5 gram kolagen setiap hari selama 12 bulan menunjukkan peningkatan kepadatan mineral tulang (BMD) hingga 7% dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kolagen (14).
Kolagen merupakan komponen penting otot rangka. Studi menunjukkan bahwa suplemen kolagen membantu meningkatkan massa otot pada orang dengan sarcopenia. Studi selama 12 minggu, 27 pria lansia dengan kondisi sarcopenia mengonsumsi 15 gram kolagen menunjukkan massa dan kekuatan otot mereka bertambah secara signifikan.
Kolagen memberikan struktur pada arteri sehingga tanpa kolagen yang cukup, arteri bisa menjadi kurang fleksibel dan elastis. Arteri yang kurang fleksibel dan elastis dapat menyebabkan aterosklerosis, penyakit yang ditandai dengan penyempitan pembuluh darah, Kondisi ini dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu, peneliti berteori bahwa kolagen dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
Adapun manfaat kolagen lainnya bagi kesehatan tubuh, tetapi ini belum dipelajari secara ekstensif sebagai berikut.
- Kesehatan rambut dan kuku
- Kesehatan usus
- Kesehatan otak
- Penurunan berat badan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah menargetkan investasi hilirisasi Rp3.800 triliun dalam empat tahun untuk 28 komoditas di delapan sektor.
UMY, UMS, UNDIP, dan MDMC meluncurkan SIGUMI di Karangasem untuk memperkuat komunikasi risiko bencana di kawasan wisata rawan bencana.
Warga Karangmojo yang hilang tiga hari ditemukan tewas setelah kecelakaan tunggal di Rongkop, Gunungkidul, Senin (12/10/2026).
Ratusan warga Madura mendatangi Polresta Jogja mempersoalkan laporan terhadap pengurus KMY terkait kesepakatan jarak toko kelontong.
Sharp Indonesia mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui aktivitas interaktif di Langkah Membumi 2026, Jakarta.
DJI Store pertama di Jogja resmi dibuka di Pakuwon Mall. Pengunjung bisa mencoba drone dan perangkat content creation serta menikmati promo hingga 30 Oktober 20