Anak Diduga Bunuh Ayah di Boyolali Jalani Observasi Kejiwaan
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
Pada hari berikutnya Pranacitra masih berada di luar hutan, dan cuma mengutus beberapa penyelidik untuk mengetahui gerakan musuh. Ketika Panembahan Senopati mendengar laporan, bahwa yang di depan itu pasukan Tembayat, ia menyuruh seorang perwira memanggil pimpinan kelompok untuk menghadap.
Pranacitra yang tinggi besar berbadan kekar itu langsung berlutut.
“Ceritakan apa yang terjadi,” sabda Panembahan Senopati dengan halus.
Pranacitra menuturkan seluruh kejadian dengan rinci. Dan saat sang prabu mendengar, bahwa Mila Banowati, putri tersayangnya, ikut disandera oleh Damar, raja Mataram itu benar- benar tidak dapat menahan diri lagi. Putranya, Arumbinang, dibunuh. Putrinya, Mila Banowati, dijadikan tawanan. Nista apa lagi yang lebih hebat dari semua ini?! Terlalu!
“Rangga, siapkan pasukan secukupnya. Kita masuk hutan!” titahnya.
“Sendhika Rama,” jawab Raden Rangga. Wajah anak muda itu sangat gembira.
Dan di ketika Rangga bersuka hati itulah Damar sedang melamun seorang diri di pinggir sebuah anak sungai yang airnya sangat jernih. Ia duduk di mezbah batu hitam, dan memandang daun-daun kering diombang-ambingkan arus air. Pikirannya mengawang jauh. Semula yang dipikirkan adalah Pranacitra, yang ia bayangkan dengan geli, tentu senopati tinggi kekar bercambang lebat itu luar biasa jengkelnya. Tanpa sadar Damar tersenyum-senyum sendiri.
Kemudian Damar ingat Demang Ki Suradipa, dan air muka pemuda tampan itu berubah keruh. Ia benar-benar sangat geram mengingat kelicikan, kekejaman, kezaliman, juga keculasan Demang Tembayat itu. Betapa kesumat menggerogoti hatinya teringat pembunuhan atas kakek sekaligus gurunya, Begawan Sempani, dan sampai kini dendam itu belum tertunaikan. Ditambah fitnah ia membunuh Pangeran Arumbinang dan Ki Ageng Permana. Terlalu.
Damar sedang suntuk berpikir bagaimana dirinya bisa beroleh kesempatan bertemu muka dengan musuh besarnya itu. Tiba-tiba ia mendengar langkah kaki perlahan-lahan di belakangnya. Dengan ketangkasan mengagumkan Damar meloncat, dan seluruh ototnya meregang bersiaga.
“Ehh, aku kira Pranacitra, ternyata,” Muka Damar berubah kemerahan. Yang dianggap musuh ingin menyatroni itu adalah Latri Dewani.
“Kangmas kaget melihat aku kemari? Wajahmu tegang sekali,” Latri tersenyum manis.
“Sedikit terkejut, memang. Aku kira Pranacitra atau Suradi,” Damar tidak melanjutkan.
Telah beberapa kali Latri bercakap-cakap dengan Damar pada pelbagai kesempatan. Dua remaja itu cepat akrab dikarenakan masing-masing bersikap ramah, sehingga melenyapkan segan dan malu. Justru terhadap Dinar, yang juga ganteng berambut mengombak itu, Latri masih agak kaku. Penyebabnya karena jejaka jenaka itu tanpa sungkan selalu menunjukkan rasa sayangnya.
“Kangmas melamun ya? Apa yang dilamunkan?” tanya Latri menggoda.
“Benar! Aku tadi melamun, dan tidak menyangka engkau yang datang. Maklumlah Latri, suasana di dalam hutan ini memerlukan sikap ekstra waspada. Sedikit saja kita terlena, akibatnya sangat membahayakan,”jawab Damar serius.
“Engkau memang tangkas, Kangmas. Namun, sepertinya ada bidadari, entah dari mana, sedang engkau lamunkan,” Latri tertawa, tapi sekilas ada sedikit mendung di paras cantiknya.
BERSAMBUNG: Sandyakala Ratu Malang-Bagian 049
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
PSS Sleman kalah 3-1 dari Garudayaksa FC pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Kevin Gomes mendapat kartu merah pada babak pertama.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 di MPP, SIM Keliling SCH, dan SIMMADE beserta jam layanan serta persyaratannya.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran