Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
174
Pada malam purnama itu, Darsi sedang khusyuk semadi di pondoknya. Tiba-tiba angin bertiup amat kerasnya sehingga terdengar suaranya melengking tajam. Pepohonan tepi pantai itu diamuk; daun-daun berputaran bahkan ada pohon yang tercerabut berikut akar-akarnya. Pondok darurat diterbangkan lesus, dibawa ke laut dan diombang-ambingkan gelombang. Dari kejauhan ombak sebesar gunung bergerak cepat menuju pantai. Kepalanya putih, badannya panjang seperti naga hitam. Halilintar yang menyambar-nyambar seperti keluar dari mulut naga. Angin datang membawa air hujan. Darsi berdiri dengan tubuh basah kuyup dan rambut awut-awutan.
Tidak ada sedikit pun rasa gentar melihat gelombang dahsyat menghampiri. Darsi malah merasa dielu-elukan, seperti dibuai dan dicumbu. Wajahnya berseri, parasnya bersinar-sinar dan Darsi berdiri tegak menanti datangnya lidah ombak dengan penuh penyerahan, seperti menunggu kekasih yang hendak menjemputnya.
"Tak ada seorang pun tulus mencintaiku. Semua hanya mencintai tubuhku dengan nafsu, bukan cinta, termasuk Kertapati. Yang terjadi selama ini adalah seonggok daging berkelindan dengan seonggok daging. Dunia hanyalah seonggok kotoran kerbau, dan aku belatung yang merayap di atasnya. Tapi laut selatan mencintaiku. Marilah badai, bermainlah.”
Bagaikan seorang tidak waras, Darsi menyambut ganasnya serbuan ombak yang beringas. Semula Darsi duduk, lidah ombak menelannya dan kekuatan lidah ombak yang mencambuk itu lewat di atas kepalanya. Akan tetapi kini lidah ombak itu langsung menghantam tubuhnya yang berdiri. Terdengar lengking tawanya di antara gemuruh samudra. Bulan pun mendadak tertutup awan seperti ketakutan melihat brutalnya ombak. Suasana jadi remang menyeramkan, tapi tidak bagi Darsi. Ia tetap berdiri. Tertawa-tawa. Menari-nari. Berguling-guling di pasir. Dan suatu ketika menungging: pantatnya menunjuk langit, hidungnya menyentuh pasir. Bokongnya menari.
Anehnya, ketika gelombang laut surut Darsi tidak hanyut. Ia duduk timpuh dengan mata terpejam. Mulutnya bergerak-gerak menyebut 10.000 nama sang kekasih dengan tiga suku kata. Apa yang nirmala, apalagi yang maha suci, tidak dapat diringkas dengan satu sebutan karena tak terpermanai, dan juga karena begitu karib, seperti rasa di hati yang tak bisa diabstrakkan dengan sepatah kata. Kata adalah materi. Kata merupakan kombinasi suara dan fantasi, dan di dalamnya dibebankan arti. Darsi ingin membebaskan itu semua. Bagi Darsi, tiga suku kata sudah mewakili ribuan kalimat dan memiliki esensi kognitif.
“Engkaulah yang tak punya awal dan tak punya akhir. Engkaulah yang tak memiliki satu ambisi tapi bukan vanaprashta. Jalan dharma memang tidak mudah dipahami” bisik Darsi. “Di ragaku ini, di himpunan tulang, kulit, otot, daging, darah, lendir, air mata ini….adakah yang baik untuk menikmati hasrat? Dunia melapuk seperti tubuh ngengat. Pohon-pohon bertunas dan kemudian meranggas….’ Sambung Darsi masih dalam bisikan seolah semacam solilokui tentang cinta, harapan, dan sedikit kegerahan. Darsi kembali menyebut asma kekasihnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 30 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
China melaju ke final AVC Continental 2026 setelah mengalahkan Iran 3-0. Tuan rumah akan menghadapi Thailand di partai puncak.