Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 2 November, Tarif Mulai Rp12.000
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 2 November 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Menyikat gigi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko karies dan kerusakan enamel gigi. Gula yang tertinggal di rongga mulut dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri sehingga memicu terbentuknya asam yang merusak permukaan gigi.
Ketua Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI) Dokter Tajrin mengatakan gula dapat meningkatkan aktivitas bakteri Streptococcus mutans, salah satu bakteri yang berperan dalam terjadinya gigi berlubang.
Karena itu, membatasi asupan gula menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi.
Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan serat harian juga perlu menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Serat dapat diperoleh dari berbagai pangan nabati, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
"Serat itu baik untuk kesehatan gigi karena bertentangan dengan gula. Sebab, serat dan makanan yang mengandung banyak air dapat membantu memperlancar aliran air liur dan proses pembersihan alami di dalam rongga mulut," katanya dalam Konferensi Pers: Peresmian Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2026 di Jakarta, Kamis, (17/9/2026)
Serat Bantu Menjaga Keseimbangan Bakteri
Selain membantu proses pembersihan alami melalui air liur, serat juga dapat mendukung keseimbangan mikrobioma di dalam rongga mulut.
Konsumsi serat dapat menciptakan kondisi yang lebih mendukung bagi bakteri menguntungkan. Hal ini penting karena komposisi bakteri di dalam mulut turut menentukan kondisi kesehatan gigi dan jaringan di sekitarnya.
Salah satu bakteri yang berkaitan dengan kesehatan rongga mulut adalah Streptococcus salivarius. Bakteri tersebut dapat menghambat Streptococcus mutans yang berperan dalam proses terjadinya karies.
Keseimbangan tersebut membantu menjaga agar populasi bakteri penyebab gangguan tidak berkembang secara berlebihan.
Mengunyah Makanan Berserat Bantu Bersihkan Gigi
Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) Suryono menjelaskan makanan berserat baik bagi kesehatan gigi karena membutuhkan proses pengunyahan yang lebih banyak.
Aktivitas mengunyah memberikan stimulasi sekaligus membantu membersihkan rongga mulut secara alami. Gerakan tersebut menciptakan efek mekanis yang membantu mengangkat sisa makanan dan kotoran dari permukaan gigi.
Dengan demikian, konsumsi makanan berserat turut mendukung kebersihan gigi melalui proses alami saat makan.
"Hal ini berbeda dengan makanan yang lunak. Makanan lunak lebih mudah menempel dan sebagainya. Kondisi tersebut cenderung memudahkan plak atau kuman berkumpul di sana," imbuhnya.
Plak Bisa Memicu Kerusakan Gigi
Ketika plak menumpuk, bakteri yang berada di dalamnya akan memanfaatkan sisa makanan dan menghasilkan asam.
Paparan asam tersebut dapat merusak jaringan keras gigi. Kondisi itu membuat gigi semakin rapuh hingga akhirnya membentuk lubang.
Untuk mengurangi risiko tersebut, dokter gigi Suryono menyarankan konsumsi makanan berserat sebagai bagian dari kebiasaan menjaga kesehatan gigi.
Proses pengunyahan yang lebih banyak membantu berlangsungnya mekanisme pembersihan alami di rongga mulut.
Sebaliknya, makanan yang minim proses pengunyahan, terutama makanan manis, sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 2 November 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
November 2026 menghadirkan sejumlah fenomena langit, mulai dari parade planet, hujan meteor Leonid dan Taurid, hingga Supermoon Beaver.
Persib Bandung berpeluang memastikan tiket 16 besar ACL2 saat menghadapi Melbourne Victory. Simak syarat dan posisi Maung Bandung di Grup E.
Kenali 7 ciri HP disadap, mulai dari baterai boros hingga aktivitas mencurigakan. Simak cara mengamankan ponsel dan melindungi data pribadi.
Dokumen rahasia NSA mengungkap penyadapan tiga presiden Prancis, mulai dari pembicaraan politik, diplomasi, hingga kontrak bisnis perusahaan.
China memimpin investasi infrastruktur kereta api dunia. Simak lima negara dengan belanja terbesar, mulai dari Jepang hingga Jerman.