Survei Global 2026: Dokter Paling Dipercaya, Politisi Terendah
Survei Ipsos 2026 terhadap 23.537 responden di 31 negara menempatkan dokter sebagai profesi paling dipercaya, sedangkan politisi di posisi terbawah.
Dokter. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dokter, ilmuwan, dan guru menjadi tiga profesi paling dipercaya masyarakat berdasarkan survei Global Trustworthiness Index 2026 yang dirilis Ipsos. Sebaliknya, politisi dan influencer media sosial masuk dalam kelompok profesi dengan tingkat kepercayaan paling rendah.
Survei tersebut melibatkan 23.537 orang dewasa di 31 negara. Ipsos mengukur persepsi responden terhadap 20 kelompok profesi untuk mengetahui tingkat kepercayaan dan ketidakpercayaan masyarakat.
Dokter menempati peringkat pertama dengan skor kepercayaan bersih sebesar 43 poin persentase. Ilmuwan menyusul di posisi kedua dengan 42 poin, sedangkan guru berada di urutan ketiga dengan 37 poin.
Tingginya kepercayaan terhadap ketiga profesi itu menunjukkan bahwa pekerjaan yang berkaitan dengan kesehatan, ilmu pengetahuan, dan pendidikan masih mendapat penilaian positif dari masyarakat. Dokter, ilmuwan, dan guru bahkan masuk tiga besar di 27 dari 31 negara yang menjadi lokasi survei.
Setelah dokter, ilmuwan, dan guru, anggota angkatan bersenjata berada di peringkat keempat dengan skor kepercayaan bersih 16 poin.
Pelatih pribadi menempati posisi kelima dengan 10 poin, disusul pengusaha teknologi yang memperoleh enam poin. Hakim dan polisi sama-sama mencatatkan lima poin.
Sementara itu, pengacara berada di posisi kesembilan dengan skor nol. Angka tersebut menunjukkan persentase responden yang percaya dan tidak percaya terhadap profesi pengacara relatif berimbang.
Berikut daftar lengkap 20 profesi berdasarkan skor kepercayaan bersih dalam Global Trustworthiness Index 2026:
| Peringkat | Profesi atau kelompok | Skor kepercayaan bersih |
|---|---|---|
| 1 | Dokter | +43 |
| 2 | Ilmuwan | +42 |
| 3 | Guru | +37 |
| 4 | Angkatan bersenjata | +16 |
| 5 | Pelatih pribadi | +10 |
| 6 | Pengusaha teknologi | +6 |
| 7 | Hakim | +5 |
| 8 | Polisi | +5 |
| 9 | Pengacara | 0 |
| 10 | Pelaksana jajak pendapat | -2 |
| 11 | Pembawa berita televisi | -3 |
| 12 | Pemimpin bisnis | -8 |
| 13 | Pejabat pemerintah atau pegawai negeri sipil | -9 |
| 14 | Jurnalis | -10 |
| 15 | Bankir | -10 |
| 16 | Pemuka agama atau pendeta | -11 |
| 17 | Eksekutif periklanan | -26 |
| 18 | Menteri pemerintah | -37 |
| 19 | Influencer media sosial | -44 |
| 20 | Politisi | -48 |
Berbanding terbalik dengan profesi kesehatan dan pendidikan, politisi menempati posisi terakhir dalam daftar dengan skor kepercayaan bersih minus 48 poin.
Hanya 13 persen responden yang menganggap politisi dapat dipercaya. Sebaliknya, 61 persen menyatakan tidak percaya terhadap kelompok profesi tersebut.
Influencer media sosial berada satu tingkat di atas politisi dengan skor minus 44 poin. Adapun menteri pemerintah mencatatkan skor minus 37 poin.
Hasil tersebut memperlihatkan kesenjangan persepsi masyarakat terhadap profesi yang berkaitan dengan kepemimpinan politik dan pengaruh di ruang digital dibandingkan dengan profesi kesehatan, sains, dan pendidikan.
Meski demikian, hasil survei ini menggambarkan persepsi responden terhadap kelompok profesi secara umum. Angka tersebut bukan penilaian terhadap setiap individu yang bekerja di bidang tersebut.
Dalam Global Trustworthiness Index 2026, Ipsos mengukur tingkat kepercayaan dengan menanyakan kepada responden apakah mereka menganggap suatu profesi dapat dipercaya atau tidak dapat dipercaya.
Skor kepercayaan bersih diperoleh dengan mengurangi persentase responden yang menilai suatu profesi tidak dapat dipercaya dari persentase responden yang menganggapnya dapat dipercaya.
Dengan metode tersebut, skor positif menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan lebih tinggi dibandingkan ketidakpercayaan. Sebaliknya, skor negatif berarti lebih banyak responden yang tidak percaya daripada yang percaya terhadap profesi tersebut.
Karena itu, skor minus 48 poin untuk politisi menunjukkan adanya kesenjangan besar antara penilaian positif dan negatif responden terhadap profesi tersebut. Sementara itu, skor plus 43 poin menempatkan dokter sebagai kelompok dengan kepercayaan bersih tertinggi dalam survei ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Survei Ipsos 2026 terhadap 23.537 responden di 31 negara menempatkan dokter sebagai profesi paling dipercaya, sedangkan politisi di posisi terbawah.
Dinsos Bantul mencatat 64.059 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dibiayai APBN dinonaktifkan hingga Oktober 2026. Pemkab siapkan anggaran Rp60 miliar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menggaungkan kampanye Wajib Belajar 13 Tahun. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menyosialisasikan program tersebut.
Abdul El-Sayed memenangkan pemilihan Senat Michigan dan mencetak sejarah sebagai senator Muslim pertama di Amerika Serikat.
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
DPRD dan Pemda DIY menyepakati dua Raperda tentang perlindungan kawasan karst dan pengembangan ekosistem perfilman.