Lereng Barat Daya Merapi Diguyur Deras, Warga Diminta Waspada
Hujan deras di lereng barat daya Merapi picu risiko lahar dan awan panas. Warga diminta menjauhi sungai berhulu Merapi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebiasaan menahan buang air besar (BAB) pada pagi hari ternyata dapat berdampak pada kesehatan pencernaan jika dilakukan berulang. Banyak orang tanpa sadar menunda keinginan BAB karena terburu-buru beraktivitas, padahal kondisi ini bisa memicu sembelit.
Situasi ini kerap terjadi ketika seseorang bangun terlalu mepet dengan waktu berangkat. Akibatnya, dorongan alami tubuh diabaikan hingga akhirnya terbentuk kebiasaan yang mengganggu ritme pencernaan. Berikut ini penjelasan lengkapnya seperti dikutip dari Eatingwell, Rabu (8/4/2026).
Kebiasaan Sepele yang Berujung Sembelit
Ahli gastroenterologi Wendi LeBrett menjelaskan tubuh membutuhkan waktu untuk memproses pencernaan secara optimal, termasuk saat pagi hari.
“Penting untuk beristirahat dan mencerna serta memberi diri Anda waktu untuk buang air besar. Bangun sedikit lebih awal dapat membantu,” ujarnya, dikutip dari Eating Well.
Menahan BAB secara terus-menerus dapat membuat usus kehilangan ritme alami. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi menyebabkan sembelit dan rasa tidak nyaman di perut.
Tubuh Perlu Waktu untuk “Bangun”
LeBrett menyarankan agar rutinitas pagi dimulai dengan lebih santai. Memberi waktu bagi tubuh sejak bangun tidur dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik.
Ia menyebut kebiasaan sederhana seperti menarik napas dalam saat masih di tempat tidur bisa membantu merangsang kerja usus.
“Sesuatu yang saya suka lakukan adalah ketika saya bangun, saya mengambil lima tarikan napas dalam-dalam saat masih di tempat tidur,” katanya.
Menurutnya, cara ini membantu merilekskan otot dasar panggul sekaligus mendukung proses pencernaan.
Gerak Ringan dan Minuman Hangat
Selain itu, aktivitas ringan seperti peregangan atau berjalan cepat selama lima hingga 10 menit juga dapat membantu melancarkan pergerakan usus.
Pilihan minuman pagi turut berperan. Minum air hangat atau kopi dapat membantu “membangunkan” sistem pencernaan.
“Minum air hangat pada pagi hari sebenarnya bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk melancarkan proses pencernaan, itu seperti membangunkan sistem pencernaan Anda,” ujar LeBrett.
Dampak yang Bisa Dihindari
Dengan mengubah rutinitas sederhana, risiko sembelit akibat kebiasaan menahan BAB dapat diminimalkan. Tidur lebih awal, bangun lebih pagi, serta memberi waktu bagi tubuh menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Kebiasaan kecil ini berperan besar dalam menjaga kenyamanan tubuh sepanjang hari, sekaligus mencegah gangguan pencernaan yang kerap dianggap sepele.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Eatingwell
Hujan deras di lereng barat daya Merapi picu risiko lahar dan awan panas. Warga diminta menjauhi sungai berhulu Merapi.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.