Label Baked Tak Menjamin Keripik Lebih Sehat, Ini Faktanya
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Oatmeal dan madu membantu menjaga kualitas tidur Anda. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebiasaan mengonsumsi oatmeal setiap hari ternyata memberi dampak nyata bagi tubuh, mulai dari rasa kenyang lebih lama hingga membantu menjaga kesehatan pencernaan dan jantung. Menu sarapan sederhana ini dinilai mampu mendukung berbagai fungsi tubuh jika dikonsumsi secara rutin.
Oatmeal selama ini dikenal sebagai pilihan sarapan yang praktis dan mudah dikreasikan dengan berbagai topping, seperti buah-buahan dan biji-bijian. Selain mengenyangkan, kandungan nutrisinya juga menjadikannya salah satu menu yang banyak direkomendasikan ahli gizi. Berikut ini ulasannya seperti dikutip dari Eatthisnotthat, Rabu (8/4/2026).
Efek yang Terasa Saat Dikonsumsi Rutin
Menurut ahli gizi dan dietisien Lauren Manaker yang dikutip dari Eatthisnotthat, oatmeal memiliki beragam manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi setiap hari.
Salah satu efek yang paling terasa adalah membuat kenyang lebih lama. Kandungan serat larut dalam oatmeal mampu menyerap air dan membentuk zat seperti gel di dalam perut, sehingga memperlambat proses pencernaan dan menekan keinginan ngemil.
Selain itu, oatmeal membantu menjaga kesehatan pencernaan. Seratnya mendukung pergerakan usus yang lebih lancar dan mengurangi risiko sembelit.
Dampak pada Jantung dan Gula Darah
Konsumsi oatmeal juga berkaitan dengan penurunan kolesterol. Kandungan beta-glukan dalam oatmeal membantu menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat dengan cara mengikat kolesterol di usus.
Oatmeal juga berperan dalam menjaga kestabilan gula darah. Karbohidrat yang dicerna secara perlahan membantu mencegah lonjakan gula darah, sehingga bermanfaat bagi individu dengan diabetes atau resistensi insulin.
Dukung Berat Badan dan Kesehatan Usus
Sebagai makanan rendah kalori dan tinggi serat, oatmeal dapat membantu dalam pengelolaan berat badan. Rasa kenyang yang bertahan lebih lama membuat asupan kalori lebih terkontrol.
Selain itu, oatmeal bertindak sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Mikrobioma usus yang sehat berperan penting dalam sistem imun dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Pengaruh Hingga ke Kulit
Manfaat oatmeal tidak hanya dirasakan dari dalam tubuh, tetapi juga terlihat pada kondisi kulit. Kandungan avenanthramides di dalamnya membantu mengurangi peradangan dan iritasi kulit.
Di sisi lain, serat tidak larut dalam oatmeal membantu melunakkan tinja dan meningkatkan konsistensi buang air besar, sehingga sistem pencernaan tetap teratur.
Dengan berbagai manfaat tersebut, oatmeal tidak hanya menjadi menu sarapan yang praktis, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh jika dikonsumsi secara konsisten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Eat This not That
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
DJP menetapkan pemungutan pajak marketplace mulai 1 Agustus 2026. Berlaku bagi seller beromzet di atas Rp500 juta per tahun.
Kemenkes menyebut putusan MK yang menolak uji materi UU Kesehatan memperkuat dasar hukum penanganan KLB dan wabah di Indonesia.
Kemenhut mencatat 12,3 juta hektare lahan kritis di Indonesia membutuhkan rehabilitasi di tengah ancaman El Nino dan meningkatnya risiko karhutla.
Meksiko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador 2-0 di Stadion Azteca, Mexico City.
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.