Label Baked Tak Menjamin Keripik Lebih Sehat, Ini Faktanya
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Foto ilustrasi sakit tenggorokan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bangun tidur dengan tenggorokan kering atau serak bukan sekadar rasa tidak nyaman, itu bisa jadi sinyal dari tubuh bahwa ada yang salah. Dari kebiasaan tidur sampai dehidrasi, banyak hal yang bisa memicunya. Berikut enam penyebab paling umum dan cara mudah mengatasinya agar pagi terasa segar kembali, seperti dikutip dari The Times of India, Senin (10/11/2025).
Bernapas Lewat Mulut
Tidur dengan mulut terbuka membuat udara langsung mengeringkan jaringan tenggorokan. Biasanya terjadi karena hidung tersumbat, deviasi septum, atau sleep apnea.
Solusi: Tidur miring, gunakan humidifier, dan periksa ke THT bila hidung sering mampet.
Refluks Asam
Asam lambung bisa naik hingga ke tenggorokan saat tidur, menyebabkan rasa kering dan panas di pagi hari.
Solusi: Hindari makan sebelum tidur, angkat kepala dengan bantal tinggi, dan kurangi kopi atau makanan berlemak.
Udara Kering & Dehidrasi
Kurang minum atau tidur di ruangan ber-AC bisa mengurangi produksi air liur.
Solusi: Sediakan air di dekat tempat tidur dan gunakan pelembap udara.
Sleep Apnea & Mendengkur
Kalau kering disertai mendengkur keras atau tetap lelah setelah tidur lama, bisa jadi tanda sleep apnea.
Solusi: Konsultasi untuk tes tidur dan perbaiki posisi tidur.
Alergi & Post-Nasal Drip
Debu, bulu hewan, atau serbuk bunga bisa membuat lendir menetes ke tenggorokan.
Solusi: Bersihkan kamar dan gunakan air purifier.
Efek Samping Obat
Beberapa obat seperti antihistamin atau antidepresan menurunkan produksi air liur.
Solusi: Diskusikan dengan dokter jika kekeringan muncul setelah konsumsi obat baru.
Perubahan kecil bisa membuat perbedaan besar. Jaga kelembapan udara, minum cukup air, dan biasakan bernapas lewat hidung. Jika keluhan terus berlanjut, sebaiknya periksa ke dokter untuk memastikan tidak ada gangguan lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : The Times of India
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Meski terdampak efisiensi anggaran, DisperinkopUKM Kulonprogo tetap mendampingi IKM gula kelapa mengurus sertifikasi halal melalui program jemput.
Sabar/Reza lolos ke 16 besar Japan Open 2026 setelah drama 3 gim. Kemenangan dramatis ini modal berharga hadapi babak selanjutnya
Harga pupuk dan pestisida di Sleman naik akibat bahan baku impor. Pedagang menekan margin keuntungan demi menjaga harga tetap terjangkau bagi petani.
Stefano Lilipaly resmi turun kasta ke Semen Padang FC untuk Championship musim 2026/2027. Simak ambisi besar Kabau Sirah untuk langsung promosi ke Super League.
Ekspor Kulonprogo menunjukkan tren positif pada semester I 2026. Ekspor wig naik 57 persen, sementara gula semut tetap menjadi komoditas unggulan yang diburu.