Salam Tiga Jari di Demo BEM UI, Ini Arti dan Sejarahnya
Salam tiga jari yang digunakan dalam aksi BEM UI pada 28 Oktober 2026 memiliki sejarah sebagai simbol solidaritas dan perlawanan terhadap kekuasaan otoriter.
Foto ilustrasi kesepian. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Anggapan bahwa kesepian hanya dialami oleh kelompok lansia tampaknya mulai terpatahkan oleh fakta terbaru. Sejumlah studi kini menunjukkan bahwa pria usia paruh baya, khususnya mereka yang telah menginjak usia di atas 45 tahun, justru menjadi kelompok yang sangat rentan mengalami kondisi tersebut.
Laporan dari American Association of Retired Persons (AARP) mengungkapkan sebuah temuan menarik, di mana laki-laki dalam rentang usia tersebut cenderung melaporkan tingkat kesepian yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan perempuan di kelompok umur yang sama.
Fenomena Kesepian yang "Tak Kasat Mata" Kondisi ini sering kali tidak terlihat oleh lingkungan sekitar. Banyak pria paruh baya tetap menjalankan rutinitas harian seperti biasa—pergi bekerja, tetap bersosialisasi, dan secara lahiriah tampak stabil. Namun, di balik itu semua, secara emosional mereka merasa kehilangan koneksi yang mendalam atau bahkan kehilangan makna hidup.
Penelitian yang dikutip dari The Guardian menyebutkan bahwa pria di fase ini sering kali kesulitan mempertahankan hubungan pertemanan. Lingkar sosial yang dulunya terbentuk secara alami melalui institusi pendidikan atau lingkungan kerja perlahan mulai menyempit seiring dengan perubahan fase kehidupan.
Faktor Pemicu: Karier, Keluarga, dan Identitas Pergeseran peran dalam hidup menjadi salah satu pemicu utama. Pada usia 40 hingga 50 tahun, banyak pria dihadapkan pada dinamika karier yang stagnan, anak-anak yang mulai mandiri dan meninggalkan rumah, hingga bayangan masa pensiun yang semakin dekat. Transisi ini sangat memengaruhi identitas diri dan kerap memicu perasaan kehilangan arah.
Setidaknya ada tiga alasan utama mengapa pria lebih rentan terjebak dalam kesepian:
Relasi Berbasis Aktivitas: Hubungan sosial pria umumnya sangat bergantung pada aktivitas bersama, seperti pekerjaan atau hobi tertentu. Saat intensitas kegiatan tersebut berkurang, hubungan antarteman pun ikut merenggang secara otomatis.
Hambatan Ekspresi Emosi: Norma sosial yang ada terkadang membuat pria tidak terbiasa mengungkapkan perasaan atau kerentanan mereka. Akibatnya, rasa sepi sering kali dipendam sendirian tanpa disadari oleh orang terdekat.
Identitas Pekerjaan: Bagi banyak pria, pekerjaan adalah sumber identitas utama. Ketika peran profesional ini berubah atau mulai berkurang, muncul kekosongan jiwa yang tidak mudah untuk digantikan dengan hal lain.
Kualitas Lebih Penting dari Kuantitas Penting untuk digarisbawahi bahwa kesepian bukanlah soal seberapa banyak jumlah teman yang dimiliki, melainkan tentang kualitas hubungan tersebut. Seseorang bisa saja berada di tengah keramaian atau lingkungan sosial yang aktif, namun tetap merasa tidak terhubung secara emosional dengan siapa pun.
Untuk mencegah dampak buruk dari kondisi ini, menjaga dan membangun koneksi sosial sejak dini menjadi langkah yang sangat krusial. Membangun komunikasi rutin, terlibat aktif dalam komunitas, hingga berani berbagi cerita dapat membantu memperkuat ikatan emosional. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental menjadi kunci agar fase paruh baya tetap berjalan penuh makna dan sehat secara batin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salam tiga jari yang digunakan dalam aksi BEM UI pada 28 Oktober 2026 memiliki sejarah sebagai simbol solidaritas dan perlawanan terhadap kekuasaan otoriter.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis, 29 Oktober 2026. Tarif Rp12.000 sekali jalan, tersedia enam jadwal pergi dan pulang.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 29 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.