Sering Menahan BAB di Pagi Hari Ini Dampaknya
Sulit BAB pagi hari bisa diatasi dengan kebiasaan sederhana seperti bangun lebih awal, napas dalam, dan minum air hangat.
Daun Katuk - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Daun katuk atau yang dikenal dengan dengan nama ilmiah Sauropus androgynus adalah tanaman yang biasa ditemukan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Tanaman ini sering dijadikan sayur dan dikenal karena daunnya yang lebat serta rasanya yang agak manis. Di Indonesia, daun katuk sering digunakan dalam sayur bening atau sebagai campuran jamu tradisional.
Daun katuk memiliki berbagai manfaat kesehatan karena kandungan nutrisinya yang kaya, seperti vitamin A, B, C, zat besi, kalsium, fosfor, dan protein nabati. Berikut adalah beberapa manfaatnya:
Daun katuk sangat populer di kalangan ibu menyusui karena dipercaya dapat meningkatkan dan melancarkan produksi air susu ibu (ASI).
BACA JUGA: Ribuan Buruh di Jogja Gelar Peringatan May Day, Tuntut Upah Layak
Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam daun katuk dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh dan melawan infeksi.
Kandungan kalsium dan fosfor di dalam daun katuk bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi.
Daun katuk kaya zat besi yang penting dalam pembentukan sel darah merah, sehingga bisa membantu mencegah dan mengatasi anemia.
Vitamin A yang tinggi dalam daun katuk bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah gangguan penglihatan.
Karena tinggi serat dan rendah kalori, daun katuk bisa menjadi pilihan yang baik untuk program diet sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Dari berbagai sumber
Sulit BAB pagi hari bisa diatasi dengan kebiasaan sederhana seperti bangun lebih awal, napas dalam, dan minum air hangat.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.