Investasi 2025 Tembus Rp1.931,2 Triliun, Lampaui Target Pemerintah
Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, melampaui target pemerintah dan menyerap 2,71 juta tenaga kerja, kata Rosan Roeslani.
Beauty enthusiast saat meracik lulur. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Merawat diri dengan sentuhan tradisional kini semakin mudah dilakukan di rumah. Melalui rangkaian acara "A Touch of Royal Beauty" di Candi Tirto Raharjo, Rabu (15/7/2026), memberikan pengalaman meracik lulur mandi secara mandiri sebagai bagian dari ritual relaksasi yang terinspirasi dari tradisi kecantikan keraton.
Konsep tersebut menghadirkan cara baru bagi para beauty enthusiast untuk menikmati perawatan tubuh tanpa harus menjalani rangkaian perawatan yang rumit ataupun mengunjungi spa. Selain menawarkan pengalaman berbeda, kegiatan ini juga mengangkat kembali nilai budaya dalam tradisi perawatan kulit khas Indonesia.
Selebgram sekaligus influencer Rima Suwarjono menjadi salah satu peserta yang mencoba langsung meracik Purbasari Lulur Mandi Teh Keraton. Ia mengaku pengalaman tersebut menjadi momen pertamanya membuat racikan lulur sendiri sebelum langsung menggunakannya.
"Sejujurnya ini first time banget aku cobain untuk meracik lulur sendiri terus dipakai langsung. Benar-benar new experience banget," ujar Rima.
Menurut Rima, racikan lulur yang dipadukan dengan minyak zaitun memberikan sensasi berbeda pada kulitnya. Ia menilai kulit terasa lebih halus, lembut, dan tetap lembap setelah digunakan.
"Menurut aku sih benar-benar itu racikan yang sempurna banget buat kulit perempuan Indonesia. Benar-benar langsung bikin mulus, halus, dan lembut. Selain itu, formula ini juga cocok untuk semua warna kulit," imbuhnya.
Praktis Digunakan di Rumah
Selain hasil yang dirasakan pada kulit, Rima juga menilai proses meracik lulur sendiri memberikan kemudahan bagi perempuan dengan aktivitas yang padat.
Menurutnya, racikan tersebut dapat disiapkan sendiri di rumah dan masih dapat digunakan selama beberapa hari berikutnya.
"Kita bisa racik sendiri di rumah. Formula racikan ini pun bisa bertahan untuk beberapa hari ke depan, jadi sangat praktis untuk digunakan setiap hari," jelas Rima.
Tradisi Kecantikan Keraton
Melalui inovasi Lulur Mandi Teh Keraton, Purbasari ingin membawa pengalaman ritual kecantikan tradisional ke dalam rutinitas perawatan tubuh sehari-hari.
Brand Executive Purbasari, Carensca, mengatakan produk tersebut dikembangkan untuk menghadirkan nuansa relaksasi ala keraton tanpa harus meninggalkan rumah.
"Kami ingin memperkenalkan warisan budaya kecantikan keraton. Kami mengeluarkan Lulur Mandi Teh Keraton ini biar bisa menjadi produk relaksasi yang simpel di rumah saja, tapi rasanya seperti kayak lagi di keraton," ujar Karen.
Mengandalkan Bahan Alami
Carensca menjelaskan produk tersebut memanfaatkan sejumlah bahan alami yang memiliki fungsi berbeda bagi kesehatan kulit.
Di antaranya chamomile extract untuk membantu menenangkan kulit, green tea extract sebagai antioksidan guna membantu mencegah penuaan dini, jasmine oil untuk menjaga kelembapan sekaligus menghadirkan aroma relaksasi, serta niacinamide yang membantu mencerahkan kulit kusam.
Diperkenalkan Lewat Konsep Scrub Hacking
Dalam acara tersebut, Purbasari juga memperkenalkan konsep scrub hacking, yaitu mengombinasikan lulur mandi dengan bahan alami tambahan agar manfaat perawatan kulit dapat lebih optimal.
Melalui konsep tersebut, pengguna diberi kebebasan meracik lulur sesuai kebutuhan perawatan kulit masing-masing.
"Lulur mandi kami tidak hanya bisa digunakan sebagai satu produk saja, tapi juga bisa dengan lainnya yang bikin kulit jadi lebih cepat cerah, lebih halus, dan lebih terasa efeknya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, melampaui target pemerintah dan menyerap 2,71 juta tenaga kerja, kata Rosan Roeslani.
Royal Healthy Wonosobo meraih penghargaan transaksi tertinggi JLC Race Award 2025 JNE dan membawa pulang mobil listrik BYD Atto 1.
Disdikpora Kulonprogo menyiapkan guru sementara untuk Sekolah Rakyat Gulurejo sambil menunggu rekrutmen Kemensos selesai.
Kemenkes mengungkap kematian dini usia 35-39 tahun mulai meningkat. Penyakit jantung, strok, diabetes, dan pola makan menjadi pemicunya.
Google Cloud berupaya menjaga harga layanan tetap kompetitif di tengah kelangkaan chip global dan lonjakan permintaan GPU serta TPU.
KPK menggeledah sembilan lokasi di Sukoharjo terkait kasus Etik Suryani. Penyidik menyita uang, dokumen, barang bukti elektronik, dan perhiasan.