Hari Pertama Pimpin BGN, Sudaryono Minta Tinggalkan Persoalan Hukum
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
Minyak wijen - ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Minyak wijen adalah minyak goreng yang dapat dimakan yang diekstrak dari biji wijen. Minyak ini umum digunakan dalam masakan Asia dan Timur Tengah. Tanaman wijen terutama ditanam di Sudan, India, Myanmar dan Tanzania.
Di Amerika Serikat, negara bagian selatan dengan iklim lebih hangat, seperti Oklahoma, Texas, Kansas, dan Florida, merupakan produsen tanaman wijen terbesar di AS.
Seperti minyak goreng lainnya seperti kanola dan bunga matahari, minyak wijen diekstraksi dari biji mentah dan tidak dipanggang. Minyak ini memiliki dengan titik asap 210° C yang paling baik digunakan sebagai minyak goreng serbaguna yang juga cocok untuk memasak dengan suhu tinggi seperti menggoreng dan memanggang.
Sedangkan minyak wijen yang dipanggang memiliki titik asap yang lebih rendah, sehingga lebih mudah gosong dan pahit jika dipanaskan dalam waktu lama. Oleh karena itu, ini paling cocok untuk memasak dengan api kecil hingga sedang, seperti tumis, atau digunakan sebagai bumbu pada tahap akhir memasak.
Memperbaiki Kadar Kolesterol
Minyak wijen kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, yang dapat membantu meningkatkan kolesterol HDL “baik” dan menurunkan kadar kolesterol LDL “jahat”.
Minyak wijen juga mengandung pitosterol, senyawa yang ditemukan dalam tanaman dengan sifat antioksidan dan menyehatkan jantung. Terutama senyawa sesamol adalah sejenis fitosterol yang terdapat dalam biji wijen dan minyak yang dapat membantu melindungi jantung dengan meningkatkan kolesterol baik.
BACA JUGA: KPU Sleman Didugat Oleh Vendor Snack KPPS yang Sempat Viral
Dapat Memperbaiki Tekanan Darah Anda
Biji wijen dan minyak wijen mengandung sesamin, sejenis senyawa tumbuhan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat melindungi sel dari kerusakan dan mengurangi peradangan.
Sebuah tinjauan sistematis menyimpulkan bahwa dibandingkan dengan kelompok kontrol, mengonsumsi wijen secara teratur memiliki tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih rendah, serta berat badan dan lingkar pinggang, yang juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Mengurangi Risiko Jenis Kanker Tertentu
Lignan dalam biji wijen berpotensi memiliki sifat pelindung terhadap kanker. Penelitian ini masih sangat awal, namun lignan wijen ini mungkin dapat membantu meredakan peradangan dan stres oksidatif yang dapat mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
Geely Coolray resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV turbo 174 PS ini dibanderol mulai Rp333 juta dan siap bersaing dengan Honda HR-V hingga Hyundai Creta.
Prabowo Subianto meminta jenderal TNI tidak menjadi "jenderal salon" dan menginstruksikan TNI, Polri, serta kepala daerah rutin memantau kebersihan lingkungan.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.