Heboh Isu PHK Massal Sopir Tangki Sumut, Begini Penjelasan Pertamina
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Ilustrasi mengatur konsumsi gula untuk kesehatan tubuh. Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kardiovaskuler dan metabolik merupakan dua penyakit tertinggi yang ditanggung BPJS Kesehatan. Mengatur konsumsi gula garam dan lemak dapat menjadi cara untuk menekan risiko kedua penyakit tersebut.
Dokter dari RS Prof. Ngoerah Dr. dr. Syuma Adhy Awan, MKes, SpGK K mengatakan konsep GGL 415 dapat digunakan dalam membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak, dalam memenuhi kebutuhan tubuh.
Menurutnya, pembatasan tersebut penting agar tidak terjadi peningkatan faktor risiko penyakit tidak menular. Dalam sejumlah beban BPJS akibat penyakit tidak menular, peringkat pertama dan keduanya adalah penyakit kardiovaskular serta metabolik.
"Salah satunya yang dicurigai menjadi faktor risikonya ada kelebihan antara tadi yang disebutin gula, garam, sama lemaknya itu," ujarnya dalam "Jangan Kalap! Batasi Konsumsi GGL (Gula, Garam, dan Lemak)" yang disiarkan Kementerian Kesehatan di Jakarta, Jumat (22/3/2024).
Baca Juga
Masyarakat Diminta Atur Konsumsi Gula, Garam & Lemak saat Lebaran
Segudang Cara Membatasi Konsumsi Gula
Cegah Diabetes, Asupan Gula Maksimal Empat Sendok Sehari
Dia menilai asupan gula tubuh sehari tidak boleh lebih dari empat sendok makan, atau kurang lebih 40-50 gram. Batasan gula tersebut, katanya, termasuk zat yang diubah tubuh menjadi gula, contohnya karbohidrat.
Dokter itu menyebutkan konsumsi gula juga disarankan tidak berlebihan karena rasa manis dapat membuat seseorang merasa ingin lagi dan lagi, sehingga menjadi kalap dalam makan.
"Kalau kelebihan gula, kita makan banyak, ada satu organ yang akan bekerja keras tuh, namanya adalah pankreas. Nah, pankreas ini akan mencapai titik jenuhnya. Exhausted, kalau keterusan, begitu. Nah, itulah nanti yang akan menyebabkan gangguan nanti, menjadi resistensi insulin," katanya.
Kemudian, ujarnya, dalam kosep GGL 415, garam dibatasi seukuran satu sendok teh, yaitu kurang lebih lima gram.
"Natrium itu garam, ya. Nah, satu sendok teh itu kurang lebih kan lima gram. Nah, per lima gram itu, 40 persennya adalah natrium. Nah, berarti kebutuhannya kurang lebih adalah 2.000 mg per hari," katanya.
Kemudian, katanya, untuk lemak, takarannya adalah lima sendok makan, atau kurang lebih 65 gram.
Dia mengatakan pola makan merupakan salah satu faktor risiko dalam gaya hidup yang meningkatkan penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskular. Adapun faktor-faktor lainnya, kata dia, adalah lingkungan serta genetik.
Syuma juga menilai penting bagi setiap orang untuk mengecek kandungan nutrisi setiap makanan yang mereka konsumsi. Sebagai contoh, ujarnya, mie instan yang menjadi makanan pokok bagi sebagian orang mengandung 1.000 mg natrium, yang bisa memenuhi setengah dari kebutuhan natrium harian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
IShowSpeed viral usai memohon Lamine Yamal mengalahkan Argentina di final Piala Dunia 2026. Fans berat Ronaldo itu takut Messi semakin mengukuhkan status GOAT.
RTS Link Johor Bahru-Singapura yang mulai beroperasi 2027 diperkirakan memicu defisit belanja Singapura hingga Rp4 triliun per tahun dan menekan sektor ritel se
Timnas Basket Putri U-18 Indonesia vs Samoa di perempatfinal FIBA Asia Cup 2026. Laga hidup mati untuk tiket semifinal dan promosi ke Divisi A.
Cara membedakan oli asli dan palsu perlu diketahui pemilik kendaraan. Kenali ciri kemasan, warna, hingga dampak fatal oli palsu terhadap mesin mobil dan motor.
Jadwal Japan Open 2026 perempat final: Alwi Farhan vs Naraoka, Putri KW vs Wang Zhiyi, Fajar/Fikri vs Lane/Vendy. Simak tantangan 4 wakil Indonesia.