Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Embolo Bongkar Kunci Kemenangan
Swiss kalahkan Aljazair 2-0 di Piala Dunia 2026. Breel Embolo ungkap kunci kemenangan timnya.
Kopi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Kebiasaan mengandalkan kopi saat tubuh lelah ternyata tidak sepenuhnya tepat. Praktisi kesehatan masyarakat lulusan Universitas Indonesia, Ngabila Salama, mengingatkan bahwa konsumsi minuman berkafein secara berlebihan justru dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.
Menurut Ngabila, banyak orang keliru menganggap kopi mampu menghilangkan rasa lelah. Padahal, efek kafein hanya bersifat sementara karena bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat agar tubuh tetap terjaga.
“Kafein bukan menghilangkan kelelahan, melainkan menunda rasa lelah,” kata Ngabila dikutip dari Antara, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, kopi memang dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan dalam waktu singkat. Namun jika dikonsumsi terlalu banyak, terutama pada sore hingga malam hari, dampaknya justru bisa mengganggu kondisi tubuh.
Beberapa efek yang kerap muncul akibat konsumsi kafein berlebihan antara lain jantung berdebar, rasa cemas, gangguan lambung, hingga kualitas tidur yang menurun.
Karena itu, Ngabila menyarankan masyarakat untuk tidak menjadikan kopi sebagai solusi utama ketika tubuh mulai kelelahan akibat aktivitas padat maupun kurang tidur.
Menurutnya, tubuh yang lelah sebenarnya membutuhkan istirahat, asupan nutrisi yang cukup, dan hidrasi yang baik agar dapat kembali pulih secara optimal.
“Kopi lebih baik dikonsumsi dalam takaran secukupnya sambil diimbangi dengan istirahat yang cukup dan hidrasi yang baik,” ujarnya.
Selain menjaga pola tidur, pemenuhan nutrisi juga menjadi faktor penting untuk memulihkan stamina tubuh. Ngabila menyarankan masyarakat memilih makanan ringan bergizi apabila sedang kehilangan nafsu makan akibat kelelahan.
Ia menyebut beberapa pilihan makanan yang mudah dikonsumsi namun tetap bernutrisi, seperti buah-buahan, telur, sup, yogurt, kacang-kacangan, hingga makanan tinggi protein dan serat.
"Hindari terlalu banyak makanan tinggi gula karena dapat membuat energi cepat turun kembali. Jangan lupa cukup minum air putih karena dehidrasi juga dapat memperberat rasa lelah," ucap dia.
Tak hanya itu, olahraga ringan secara rutin juga dinilai efektif membantu menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan stamina dalam jangka panjang.
Ngabila menambahkan, tubuh sebenarnya kerap memberikan sinyal saat mengalami kelelahan berlebihan. Sayangnya, banyak orang mengabaikan tanda-tanda tersebut karena dianggap hal biasa.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain mudah mengantuk pada siang hari, sulit berkonsentrasi, gampang lupa, emosi menjadi lebih sensitif, sakit kepala, pegal berkepanjangan, hingga daya tahan tubuh yang menurun.
Apabila kondisi itu terus dibiarkan, kelelahan kronis berpotensi memicu masalah kesehatan fisik maupun mental yang lebih serius.
Menurut Ngabila, salah satu penyebab utama tubuh mudah lelah adalah kurangnya waktu tidur berkualitas. Karena itu, menjaga pola tidur tetap teratur menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Swiss kalahkan Aljazair 2-0 di Piala Dunia 2026. Breel Embolo ungkap kunci kemenangan timnya.
4 kebiasaan setelah jam 5 sore yang wajib dihindari agar tekanan darah stabil: kafein, garam, alkohol, dan stres. Simak rekomendasi pakar kesehatan.
Meta luncurkan Pocket, aplikasi AI untuk membuat gim & aplikasi interaktif tanpa kode. Cukup dengan prompt, siapa pun bisa jadi kreator.
Justin Kluivert di-bully warganet Indonesia usai gagal penalti di Piala Dunia 2026. KNVB lapor polisi. Simak kronologi dan kaitannya dengan Patrick Kluivert.
Krisis BBM di Rusia dorong lonjakan permintaan mobil listrik China. Penjualan naik dari 2-3 unit/bulan jadi 2-3 unit/hari.
10 rekomendasi film Juli 2026: Spider-Man, Moana live action, Petaka Gunung Welirang, dan banyak lagi. Catat jadwal tayangnya dan siapkan daftar tontonan Anda!