Advertisement

Segudang Cara Membatasi Konsumsi Gula

Bernadheta Dian Saraswati
Senin, 16 Januari 2023 - 15:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Segudang Cara Membatasi Konsumsi Gula Ilustrasi. - Solopos/Sunaryo Haryo Bayu

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Demi mencegah penyakit Diabetes Mellitus atau kenaikan kadar gula darah, siapa pun harus menjadi pola konsumsi gula. Sebab, konsumsi gula secara berlebihan akan membawa dampak buruk untuk kesehatan. 

Dilansir dari website Dinkes Kulonprogo, Peraturan Menteri Kesehatan No.30/2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji menyebutkan bahwa konsumsi gula lebih dari 50 g atau setara dengan empat sendok makan, natrium lebih dari 2000 mg (1 sendok teh) dan lemak/minyak total lebih dari 67 g (5 sendok makan) per orang per hari akan meningkatkan risiko hipertensi, stroke, diabetes, dan serangan jantung.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Gula yang terlalu banyak dikonsumsi bisa meningkatkan berat badan. Jika dilakukan dalam jangka waktu lama secara langsung akan meningkatkan kadar gula darah dan berdampak pada terjadinya diabetes type-2. 

Secara tidak langsung, konsumsi gula berlebih juga berkontribusi pada penyakit seperti osteoporosis, penyakit jantung dan kanker. Gula yang dikenal masyarakat tidak hanya terdapat pada gula tebu, gula aren dan gula jagung yang dikonsumsi dari makanan dan minuman.

Baca juga: Daftar Makanan yang Bisa Turunkan Kolesterol plus Rasanya Enak

Perlu diingat bahwa kandungan gula terdapat juga dalam makanan lain yang mengandung karbohidrat sederhana (tepung, roti, kecap) buah manis, jus, minuman bersoda dan sebagainya. Fruktosa adalah gula sederhana yang terdapat di dalam madu, berbagai buah, gula meja (sukrosa dan high fructose corn syrup / HFCS).

Selama ini fruktosa belum memperoleh perhatian yang cukup dibandingkan dengan glukosa padahal terbukti mempunyai hubungan yang erat dengan intoleransi glukosa. Pendapat selama ini bahwa fruktosa lebih aman dari glukosa adalah tidak benar.

Agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh konsumsi gula berlebih, berikut ini cara untuk membatasi konsumsi gula:

- Kurangi secara perlahan penggunaan gula, baik pada minuman teh/kopi maupun saat membubuhkan pada masakan. Jika meningkatkan rasa pada minuman, tambahkan jeruk nipis pada minuman teh dan atau madu, bukan menambahkan gula.

- Batasi minuman bersoda

- Ganti makanan penutup/dessert yang manis dengan buah atau sayursayuran.

- Kurangi atau batasi mengonsumsi es krim

- Selalu membaca informasi kandungan guladan kandungan total kalori (glucosa, sucrosa, fruktosa, dextrosa, galaktosa, maltosa) dan garam (natrium) jika berbelanja makanan dalam kemasan.

- Kurangi konsumsi coklat yang mengandung gula.

- Hindari minuman beralkohol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jokowi Buka Suara soal Niat Kaesang Terjun ke Politik: Saya Tidak Memengaruhi

News
| Senin, 30 Januari 2023, 10:47 WIB

Advertisement

alt

10 Rekomendasi Sate Klatak di Imogiri Bantul

Wisata
| Senin, 30 Januari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement