Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Terancam Tertekan
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Rutin berolahraga menjadi salah satu cara paling efektif guna menjaga atau mengurangi lemak di tubuh, namun olahraga saja tidaklah cukup sebab perlu dimbangi dengan asupan makanan yang sehat dan bernutrisi.
BACA JUGA: Cara Konsumsi Buah yang Tepat
Misalnya saja dengan makan yang membantu membakar lemak di tubuh salah satunya ialah buah-buahan, yang dapat membantu kamu saat menjalani program diet.
Sebenarnya tidak ada makanan yang membakar lemak secara harfiah namun makanan ini diantaranya dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak terjadi karena sejumlah makanan butuh waktu mencerna lebih lama.
Apa saja buah-buahan yang membantu membakar lemak pada tubuh? Simak rangkuman berikut ini.
1. Semangka
Buah yang mengandung banyak air ini mengambil banyak ruang di usus, sehingga tubuh menerima sinyal bahwa tubuh sudah menerima cukup makan, menyisakan sedikit ruang untuk makanan lain. Semangka ialah sumber antioksidan lycopene yang baik guna menjaga kesehatan sel-sel paru, bahkan mampu meningkatkan fungsi paru-paru sekaligus mencegah gejala asma kambuh.
2. Pir dan Apel
Kandungan serat dan air yang tinggi pada pir dan apel membuat keduanya sering dijadikan opsi makanan diet. Agar mendapat ekstra serat makanlah dengan kulitnya, sehingga kamu akan kenyang lebih lama. Dibandingkan dengan jus makanlah buah secara utuh untuk mendapatkan lebih banyak serat, bahkan beberapa kalori ikut terbakar hanya dengan proses mengunyah.
3. Anggur dan kismis
Baik anggur maupun kismis, keduanya dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara yang berbeda. Misalnya minum satu gelas jus anggur murni sebelum tidur akan membantu tidur lebih cepat sekaligus mengurangi lemak pada tubuh.
Anggur memiliki kandungan antioksidan, asam ellagic yang terbukti memiliki efek pembakaran lemak yang membantu meningkatkan metabolisme asam lemak di hati, memperlambat pertumbuhan sel lemak serta mencegah pembentukan sel lemak baru.
Sementara kandungan serat yang tinggi pada kismis dapat membuat seseorang kenyang lebih lama, cocok dikonsumsi bagi yang melakukan diet rendah kalori diet dan tinggi serat.
4. Jeruk Bali
Meski tak memiliki kemampuan membakar lemak seperti anggur, jeruk bali kaya akan serat dan rendah kalori sehingga membantu seseorang merasa kenyang lebih lama, karena butuh waktu lebih lama untuk mencerna serat. Kamu bisa memakan setengah jeruk bali atau segelas jus jeruk bali sebelum makan yang akan membuat kenyang, sehingga membuatmu secara tak langsung membatasi kalori yang masuk ke tubuh
5. Alpukat
Alpukat tinggi akan kandungan asam oleat, yakni lemak tak jenuh tunggal yang efektif membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah sekaligus mempercepat sistem metabolisme dan pembakaran lemak dalam tubuh.
Tak hanya itu alpukat juga mengandung antioksidan karotenoid, serat, kalium, dan vitamin yang mampu menyehatkan jantung, menangkal radikal bebas, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsi alpukat secara rutin dengan porsi yang sehat serta seimbang akan menjaga tubuh tetap ideal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress 13 Juni 2026 dari Stasiun Tugu ke Bandara YIA. Perjalanan non-stop hanya 35-40 menit dengan tarif Rp50.000.
Layanan SIM keliling Sleman kembali hadir 13 Juni 2026. Simak jadwal bus SIM keliling, MPP Sleman, Satpas, dan syarat perpanjangan SIM.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
I.O.I akhirnya comeback setelah sembilan tahun berpisah. Simak perjalanan, tantangan reuni, dan kisah di balik lagu Suddenly.
Pemerintah mempercepat pengembangan jaringan kereta api nasional hingga 10.524 kilometer untuk memperkuat logistik dan konektivitas.