Kepergian Desta dari Vindes Corp, Perusahaan Siap Masuki Babak Baru
Desta resmi hengkang dari Vindes Corp setelah 5 tahun. Vincent Rompies lanjutkan perusahaan. Desta kenang perjalanan: "Kita bermimpi, tertawa, berjuang bersama.
Garam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bagi penderita hipertensi, pemilihan garam tidak hanya berkaitan dengan pengurangan konsumsi, tetapi juga jenis garam yang digunakan sehari-hari. Hampir semua garam tetap mengandung sodium, namun kadar dan komposisinya berbeda sehingga memengaruhi risiko tekanan darah tinggi.
Sejumlah ahli kesehatan menilai beberapa jenis garam dapat menjadi alternatif yang lebih aman, terutama yang memiliki kandungan sodium lebih rendah atau dipadukan dengan kalium. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah garam kalium, yang mengganti sebagian sodium dengan kalium untuk membantu menurunkan tekanan darah.
Ahli gizi Amy Brownstein menjelaskan bahwa kalium membantu tubuh mengeluarkan kelebihan sodium sekaligus membuat pembuluh darah lebih rileks. Meski demikian, jenis ini tidak disarankan untuk penderita gangguan ginjal atau pengguna obat tekanan darah tertentu tanpa konsultasi medis.
Selain itu, terdapat garam rendah sodium yang merupakan campuran sodium dan kalium. Jenis ini dinilai cocok sebagai transisi bagi mereka yang masih terbiasa dengan rasa asin, meski penggunaannya tetap harus dibatasi agar tidak berlebihan.
Garam meja atau garam dapur umum masih menjadi yang paling banyak digunakan, namun memiliki kandungan sodium paling tinggi, sekitar 2.325 mg per sendok teh. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung.
Sementara itu, sea salt atau garam laut kerap dianggap lebih sehat, padahal kandungan sodiumnya masih mencapai sekitar 1.872 mg per sendok teh. Mineral tambahannya tidak cukup signifikan untuk memberikan dampak besar bagi kesehatan jantung.
Himalayan pink salt juga sering dipersepsikan lebih baik karena warna dan kandungan mineralnya, namun tetap mengandung sekitar 1.680 mg sodium per sendok teh sehingga tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Kosher salt memiliki kandungan lebih rendah per takaran, sekitar 1.120 mg, tetapi penggunaannya sering tidak terkontrol karena teksturnya yang kasar.
Selain memilih jenis garam, penggunaan bumbu alami seperti rempah, bawang, lada, lemon, dan cuka menjadi alternatif yang dianjurkan untuk mengurangi ketergantungan pada rasa asin tanpa mengurangi cita rasa makanan.
Dalam catatan penting, garam kalium tidak dianjurkan bagi penderita penyakit ginjal atau pengguna obat tertentu seperti ACE inhibitor dan diuretik hemat kalium. Konsultasi medis tetap diperlukan sebelum mengubah pola konsumsi garam harian.
Pendekatan ini menegaskan bahwa pengelolaan hipertensi tidak hanya soal mengurangi garam, tetapi juga memahami jenis serta dampaknya terhadap tubuh, sehingga konsumsi sehari-hari bisa lebih seimbang dan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desta resmi hengkang dari Vindes Corp setelah 5 tahun. Vincent Rompies lanjutkan perusahaan. Desta kenang perjalanan: "Kita bermimpi, tertawa, berjuang bersama.
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.
Kamboja menutup lebih dari 700 kompleks penipuan online dan menangkap hampir 30.000 tersangka dalam operasi pemberantasan selama setahun terakhir.
Mario Aji menunjukkan peningkatan signifikan pada Practice Moto2 Aragon 2026 dengan finis di posisi ke-17 setelah sebelumnya berada di peringkat ke-27 pada FP1.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta