Jadwal SIM Keliling Bantul Jumat 10 Juli 2026, Lokasi & Kuota Terbatas
Jadwal SIM Keliling Bantul Jumat 10 Juli 2026 di Dinas Arsip DIY. Cek lokasi, jam layanan, syarat, biaya, dan tips agar tidak kehabisan antrean.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Kebiasaan menjaga kebersihan tangan dengan pembersih berbasis alkohol atau hand sanitizer memang efektif mencegah infeksi. Namun di balik manfaatnya, penggunaan yang berlebihan justru dapat menimbulkan masalah serius pada kesehatan kulit.
Konsultan dermatolog dari Rumah Sakit Zynova Shalby, Mumbai, Dr. Surbhi Deshpande, mengingatkan bahwa terlalu sering menggunakan hand sanitizer atau mencuci tangan bisa merusak lapisan pelindung alami kulit.
“Penggunaan pembersih tangan berbasis alkohol secara terus-menerus dapat menghilangkan minyak alami kulit. Akibatnya, kulit menjadi kering, sensitif, dan mudah iritasi,” jelasnya dikutip dari Antara, Sabtu (22/5/2026).
Dari Kulit Kering hingga Eksim
Kerusakan lapisan pelindung kulit membuat tangan lebih rentan mengalami gangguan, mulai dari kekeringan, gatal, hingga kondisi yang lebih serius seperti eksim tangan.
Eksim sendiri ditandai dengan peradangan, kulit pecah-pecah, dan rasa perih yang mengganggu. Dalam kondisi tertentu, penderita bahkan bisa mengalami luka hingga pendarahan akibat retakan yang dalam.
Tak hanya itu, kulit yang rusak juga membuka peluang masuknya bakteri dan jamur, sehingga meningkatkan risiko infeksi.
“Jika terus dibiarkan, kulit bisa menebal, berubah warna menjadi lebih gelap, dan semakin sensitif,” tambahnya.
Kelompok Rentan Perlu Waspada
Beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah ini, terutama mereka yang aktivitasnya menuntut kebersihan tangan ekstra. Di antaranya tenaga kesehatan, ibu rumah tangga, petugas kebersihan, staf salon, hingga pekerja kantoran.
Kondisi kulit yang bermasalah ini juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa kering, perih, dan iritasi membuat kegiatan sederhana seperti mengetik, memasak, hingga memegang benda menjadi tidak nyaman.
Cara Mengatasi dan Mencegah
Penanganan masalah kulit akibat penggunaan hand sanitizer bergantung pada tingkat keparahannya. Untuk kasus ringan, penggunaan pelembap secara rutin dapat membantu memulihkan kondisi kulit.
Sementara pada kondisi lebih berat, dokter biasanya akan meresepkan krim khusus, antihistamin, atau obat antiinflamasi untuk meredakan peradangan.
Agar tetap aman, penggunaan hand sanitizer sebaiknya dilakukan secukupnya dan diimbangi dengan perawatan kulit yang tepat. Menggunakan pelembap setelah mencuci tangan serta memilih produk yang tidak terlalu keras bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan kulit.
Kebersihan memang penting, tetapi menjaga keseimbangan juga tak kalah krusial. Terlalu berlebihan justru bisa berbalik merugikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul Jumat 10 Juli 2026 di Dinas Arsip DIY. Cek lokasi, jam layanan, syarat, biaya, dan tips agar tidak kehabisan antrean.
RANS Entertainment resmi IPO dan langsung ARA di hari pertama. Simak kinerja saham, dana yang dihimpun, dan rencana ekspansi bisnisnya.
Kurs rupiah menguat tipis ke Rp18.065 per dolar AS. Simak faktor global dan domestik yang memengaruhi pergerakan rupiah hari ini.
Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Bank Jateng Borobudur Marathon
IHSG menguat ke 5.936 pada perdagangan pagi. Sentimen global, AI, dan proyeksi IMF jadi pendorong utama pasar saham hari ini.
Update harga emas Pegadaian hari ini 10 Juli 2026. Simak harga Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan buyback terbaru.