Lereng Barat Daya Merapi Diguyur Deras, Warga Diminta Waspada
Hujan deras di lereng barat daya Merapi picu risiko lahar dan awan panas. Warga diminta menjauhi sungai berhulu Merapi.
Kuning telur sumber vitamin D. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebutuhan vitamin D harian ternyata bisa dipenuhi tanpa selalu bergantung pada suplemen. Sejumlah bahan makanan sehari-hari disebut mampu membantu memenuhi asupan vitamin penting ini, yang berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh hingga kesehatan mental.
Berdasarkan rekomendasi Food and Drug Administration, orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 600 hingga 800 IU vitamin D setiap hari. Namun, tidak semua orang menyadari bahwa kekurangan vitamin ini dapat meningkatkan risiko gangguan serius.
Kekurangan vitamin D diketahui berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari komplikasi kehamilan, gangguan autoimun, hingga penyakit kronis seperti kanker dan diabetes. Bahkan, kondisi ini juga dikaitkan dengan gangguan mental seperti depresi.
Sumber Alami yang Bisa Dikonsumsi
Mengutip laporan dari EatingWell, Jumat (27/3/2026), kebutuhan vitamin D dapat dipenuhi melalui makanan tertentu yang mudah ditemukan.
Ikan berlemak menjadi salah satu sumber terbaik. Salmon hasil tangkapan liar yang dimasak mengandung sekitar 570 IU vitamin D atau hampir memenuhi kebutuhan harian. Angka ini lebih tinggi dibandingkan salmon budidaya yang hanya berkisar 250 hingga 400 IU.
Selain salmon, ikan seperti makarel, herring, dan sarden juga memiliki kandungan vitamin D yang cukup tinggi.
Jamur yang terpapar sinar ultraviolet juga dapat menjadi alternatif. Jenis jamur seperti maitake atau portobello mengandung sekitar 150 hingga 200 IU vitamin D per 100 gram.
Pilihan Sederhana dari Dapur
Susu juga menjadi sumber vitamin D yang praktis dikonsumsi sehari-hari. Satu cangkir susu mengandung sekitar 120 IU atau sekitar 15 persen dari kebutuhan harian.
Tidak hanya itu, telur utuh juga bisa menjadi tambahan asupan vitamin D. Satu butir telur besar mengandung sekitar 44 IU vitamin D.
Dalam beberapa kasus, kandungan vitamin D pada telur bisa lebih tinggi jika ayam dipelihara di padang rumput atau diberi pakan khusus yang diperkaya vitamin D. Kandungannya bahkan bisa mencapai sekitar 500 IU per kuning telur.
Dengan memanfaatkan berbagai sumber makanan tersebut, kebutuhan vitamin D harian dapat terpenuhi tanpa harus selalu mengandalkan suplemen.
Langkah sederhana ini dinilai penting, terutama di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat dan pencegahan penyakit sejak dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Eatingwell
Hujan deras di lereng barat daya Merapi picu risiko lahar dan awan panas. Warga diminta menjauhi sungai berhulu Merapi.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.