Advertisement

Cara Ampuh Jaga Kesehatan Kulit Kepala Selama Memakai Penutup Kepala

Newswire
Sabtu, 07 Maret 2026 - 18:07 WIB
Maya Herawati
Cara Ampuh Jaga Kesehatan Kulit Kepala Selama Memakai Penutup Kepala Rambut - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Mengenakan penutup kepala seperti topi, helm, maupun hijab dalam durasi lama berisiko memerangkap panas dan menghambat aliran udara di area rambut.

Kondisi ini sering kali memicu gesekan berlebih yang berpotensi menyebabkan kerontokan jika tidak ditangani dengan tepat.

Advertisement

Pakar trikologi Leonica Kei menjelaskan bahwa penggunaan penutup kepala sebenarnya tidak secara otomatis merusak rambut, namun cara pemakaian yang salah dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit kepala.

Bahaya Gesekan dan Lingkungan Lembap

Gesekan berulang pada area garis rambut, pelipis, hingga belakang telinga dapat memicu alopecia traksi atau patahnya helai rambut akibat tekanan.

Jika Anda merasakan nyeri atau kulit kepala terasa sensitif saat melepas penutup kepala, itu merupakan tanda bahwa ukuran pelindung tersebut terlalu ketat.

Selain itu, lingkungan yang panas dan lembap di balik kain penutup mendorong penumpukan keringat serta minyak yang menjadi sarang pertumbuhan jamur penyebab ketombe dan peradangan.

Kondisi pengap yang dirasakan sebenarnya muncul akibat sirkulasi udara yang sangat terbatas pada mikrobioma kulit kepala.

Penumpukan kotoran yang dibiarkan terus-menerus dapat memperparah kerontokan rambut serta mengganggu keseimbangan alami kulit.

Kulit kepala berfungsi paling optimal ketika berada di lingkungan dengan aliran udara yang baik, sehingga memberikan waktu istirahat sejenak bagi kulit kepala sangat disarankan saat mulai terasa gatal.

Pemilihan Bahan dan Kebersihan Rutin

Memilih bahan yang menyerap keringat seperti katun, linen, atau kain jaring sangat disarankan bagi masyarakat yang tinggal di iklim lembap. Hindari penggunaan bahan poliester atau satin sintetis karena cenderung menahan panas dan mempercepat munculnya minyak. Pastikan pula ukuran topi atau helm tidak terlalu mencengkeram kepala agar tidak meninggalkan bekas tekanan yang dapat melemahkan folikel rambut seiring berjalannya waktu.

Kebersihan penutup kepala juga menjadi faktor kunci karena memakainya kembali tanpa dicuci dapat memicu perpindahan jamur ke kulit kepala.

Pastikan untuk selalu mencuci hijab, topi, atau bagian dalam helm secara berkala guna memutus rantai penumpukan bakteri. Sangat penting untuk memastikan kulit kepala benar-benar dalam kondisi kering sebelum mengenakan penutup kepala untuk menghindari masalah jamur yang lebih serius.

Perawatan Lanjutan untuk Rambut Sehat

Utamakan rutinitas keramas setidaknya sekali sehari guna menghilangkan sisa keringat dan minyak yang menyumbat pori-pori kulit kepala. Penggunaan produk perawatan seperti tonik, serum, atau masker rambut dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah di area kepala. Sebaiknya kurangi penggunaan gel atau hairspray yang dapat menambah penumpukan residu kotoran di folikel rambut agar kesehatan kulit kepala tetap terjaga.

Meskipun sampo kering dapat menjadi solusi praktis saat kondisi darurat, penggunaan produk ini hanya bersifat sementara dan bukan pengganti keramas. Selalu bersihkan rambut secara total di akhir hari untuk menghindari penyumbatan folikel yang dapat menghambat pertumbuhan rambut baru secara sehat di masa mendatang bagi seluruh pengguna penutup kepala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Yusril Tegaskan Vonis Bebas Delpedro Marhaen dkk Final Tanpa Kasasi

Yusril Tegaskan Vonis Bebas Delpedro Marhaen dkk Final Tanpa Kasasi

News
| Sabtu, 07 Maret 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement