Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Masalah ruam popok masih menjadi keluhan umum pada bayi di Indonesia. Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kenyamanan hingga kualitas tidur anak jika tidak ditangani dengan tepat. Dokter spesialis kulit lulusan Universitas Padjadjaran, July Iriani Rahardja, mengingatkan bahwa kunci utama pencegahan iritasi kulit bayi terletak pada pengelolaan kelembapan, terutama di area popok.
Menurutnya, kulit bayi memiliki lapisan pelindung (skin barrier) yang belum berkembang sempurna. Kondisi ini membuat kulit lebih sensitif terhadap gesekan, paparan cairan, serta lingkungan lembap yang tertutup dalam waktu lama.
“Area popok menjadi bagian paling rentan karena tertutup dan sering terpapar kelembapan. Jika tidak dijaga, risiko iritasi hingga ruam meningkat,” ujarnya dalam keterangan, Jumat (24/4/2026).
Ruam Popok Masih Tinggi pada Bayi
Sejumlah studi pediatri menunjukkan bahwa sekitar 25–35 persen bayi pernah mengalami ruam popok, terutama pada usia 6–12 bulan. Faktor pemicu utamanya meliputi penggunaan popok terlalu lama, jarang diganti, serta bahan popok yang kurang ramah kulit.
Selain itu, peningkatan aktivitas bayi yang mulai banyak bergerak juga memicu gesekan lebih intens di area lipatan kulit. Kombinasi antara gesekan dan kelembapan inilah yang kerap memperparah kondisi kulit.
Peran Material Popok Jadi Sorotan
July menekankan pentingnya memilih popok dengan material yang lembut dan memiliki sirkulasi udara baik. Bahan yang kasar atau tidak menyerap cairan dengan optimal dapat mempercepat timbulnya iritasi.
Ia menyebut material alami seperti sutra memiliki karakteristik ringan, halus, dan mampu menyerap kelembapan dengan baik. Selain itu, bahan dengan daya sirkulasi udara tinggi dinilai mampu menjaga area kulit tetap kering lebih lama.
“Pemilihan bahan yang tepat dapat membantu meminimalkan gesekan sekaligus menjaga keseimbangan alami kulit bayi,” jelasnya.
Langkah Sederhana Cegah Iritasi
Untuk mencegah ruam popok, orang tua disarankan melakukan beberapa langkah sederhana namun konsisten, seperti:
Selain itu, penggunaan sabun bayi yang lembut tanpa bahan iritatif juga penting untuk menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan, tidak hanya di area popok.
Dampak pada Tumbuh Kembang Anak
Iritasi kulit yang dibiarkan dapat menyebabkan bayi rewel, sulit tidur, bahkan menurunkan nafsu makan. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak.
Karena itu, menjaga kebersihan dan kelembapan kulit bayi bukan hanya soal perawatan, tetapi juga bagian dari upaya mendukung kesehatan anak secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Pemkot Jogja akan menertibkan plang Jalan Malioboro yang dipasang tanpa izin resmi. Plang dekorasi tetap diperbolehkan selama bukan berfungsi sebagai rambu ja
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Iran dan delapan kapal tanker terkait dugaan skema pemerasan kapal di Selat Hormuz.