Kasus Leptospirosis Meluas di Sleman, Warga Diminta Waspada
Dinkes Sleman mencatat 112 kasus leptospirosis dengan dua kematian terkonfirmasi. Warga diminta waspada terhadap penularan dan gejalanya.
Perawatan wajah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kulit wajah jenis berminyak tetap membutuhkan pelembap sebagai perawatan. Hal ini disampaikan dokter ahli dermatologi lulusan Universitas Indonesia, Riris Asti Respati.
"Salah kaprah juga kalau misalnya orang kulit berminyak tuh enggak boleh pakai pelembap gitu. Jadi tetap memang harus pakai pelembap," kata dokter Riris, dalam diskusi di Jakarta, Senin (21/7/2025).
Menanggapi terkadang banyak orang khawatir yang melembapkan justru bikin minyaknya makin jerawatan, menurut Riris, pelembap tetap perlu dicoba dahulu untuk mengetahui efeknya pada kulit masing-masing.
"Karena kulit berminyak pun sebenarnya bisa saja sebuah kompensasi dari kulit yang sangat kering. Jadi karena kering, kulitnya malah menghasilkan minyak berlebih," katanya.
Dalam menggunakan skincare target sebenarnya adalah menjaga kondisi kulit tetap stabil. Menurut dia, kulit yang sehat dengan kelembapan yang pas tidak terlalu kering banget dan tidak terlalu berminyak.
BACA JUGA: Muhammadiyah Serahkan Kajian Tambang kepada KPK
Riris juga menambahkan bahwa mengenai anggapan skincare atau krim terutama dari dokter menyebabkan ketergantungan adalah hal keliru.
"Sebenarnya ini salah kaprah, jadi sebenarnya kalau ada orang yang bilang pakai krim itu bikin ketergantungan. Sebenarnya konsepnya tuh adalah kulit itu harus dijaga," katanya.
Dia juga menyampaikan permasalahan dark spot atau flek hitam masih menjadi masalah kulit yang paling banyak dialami oleh masyarakat Indonesia.
"Untuk kulit orang Indonesia, memang kebanyakan adalah spot hitam, flek terus habis itu sama ringkel kebanyakan itu sih," ujar dia.
Dalam mengatasi hal itu, Riris menyarankan dengan menerapkan konsep penggunaan skincare one-on-one, di mana sebagai dasar skincare yang mencakup produk cleanser atau pembersih bisa dengan sabun dan micellar water, pelembap, sunscreen maupun krim alam.
Penggunaan skincare dalam merawat kulit, menurut Riris, ibaratnya seperti kebiasaan mandi setiap hari menggunakan air dan sabun.
"Skincare itu tuh lebih kayak untuk maintenance kulit. Targetnya bukan kayak nanti bisa kulitnya bagus tanpa pakai apa-apa. Jadi memang minimal banget itu pakainya. Bukan berarti bisa lepas terus jadi bagus gitu, enggak," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dinkes Sleman mencatat 112 kasus leptospirosis dengan dua kematian terkonfirmasi. Warga diminta waspada terhadap penularan dan gejalanya.
PSIM Jogja kalah 1-2 dari Dewa United pada pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gol injury time tim tamu sempat diprotes pemain tuan rumah.
Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI AD dalam kecelakaan helikopter saat menjalankan misi pemadaman karhutla di Seruyan.
Sebanyak 51 pelajar mengikuti Kejurkab Panjat Tebing Kulonprogo 2026. FPTI berharap dukungan fasilitas latihan untuk mengejar target tiga medali PORDA DIY 2027.
BPBD Gunungkidul menyebut musim hujan diperkirakan mulai Desember. Sebanyak 5.100 tangki air disiapkan untuk melanjutkan bantuan air bersih.
Apindo menyebut pelemahan rupiah, kenaikan harga energi, dan lesunya permintaan ekspor menekan margin perusahaan serta membuat pengusaha menahan investasi.