UGM Ungkap 79% Emisi Angkutan Barang Jawa-Bali Terkonsentrasi di 3 Provinsi
Kajian UGM dan Egis mencatat 79% emisi angkutan barang Jawa-Bali berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Perawatan wajah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kulit wajah jenis berminyak tetap membutuhkan pelembap sebagai perawatan. Hal ini disampaikan dokter ahli dermatologi lulusan Universitas Indonesia, Riris Asti Respati.
"Salah kaprah juga kalau misalnya orang kulit berminyak tuh enggak boleh pakai pelembap gitu. Jadi tetap memang harus pakai pelembap," kata dokter Riris, dalam diskusi di Jakarta, Senin (21/7/2025).
Menanggapi terkadang banyak orang khawatir yang melembapkan justru bikin minyaknya makin jerawatan, menurut Riris, pelembap tetap perlu dicoba dahulu untuk mengetahui efeknya pada kulit masing-masing.
"Karena kulit berminyak pun sebenarnya bisa saja sebuah kompensasi dari kulit yang sangat kering. Jadi karena kering, kulitnya malah menghasilkan minyak berlebih," katanya.
Dalam menggunakan skincare target sebenarnya adalah menjaga kondisi kulit tetap stabil. Menurut dia, kulit yang sehat dengan kelembapan yang pas tidak terlalu kering banget dan tidak terlalu berminyak.
BACA JUGA: Muhammadiyah Serahkan Kajian Tambang kepada KPK
Riris juga menambahkan bahwa mengenai anggapan skincare atau krim terutama dari dokter menyebabkan ketergantungan adalah hal keliru.
"Sebenarnya ini salah kaprah, jadi sebenarnya kalau ada orang yang bilang pakai krim itu bikin ketergantungan. Sebenarnya konsepnya tuh adalah kulit itu harus dijaga," katanya.
Dia juga menyampaikan permasalahan dark spot atau flek hitam masih menjadi masalah kulit yang paling banyak dialami oleh masyarakat Indonesia.
"Untuk kulit orang Indonesia, memang kebanyakan adalah spot hitam, flek terus habis itu sama ringkel kebanyakan itu sih," ujar dia.
Dalam mengatasi hal itu, Riris menyarankan dengan menerapkan konsep penggunaan skincare one-on-one, di mana sebagai dasar skincare yang mencakup produk cleanser atau pembersih bisa dengan sabun dan micellar water, pelembap, sunscreen maupun krim alam.
Penggunaan skincare dalam merawat kulit, menurut Riris, ibaratnya seperti kebiasaan mandi setiap hari menggunakan air dan sabun.
"Skincare itu tuh lebih kayak untuk maintenance kulit. Targetnya bukan kayak nanti bisa kulitnya bagus tanpa pakai apa-apa. Jadi memang minimal banget itu pakainya. Bukan berarti bisa lepas terus jadi bagus gitu, enggak," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kajian UGM dan Egis mencatat 79% emisi angkutan barang Jawa-Bali berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
WhatsApp memperbarui fitur Acara. Pengguna kini bisa mengundang orang tanpa akun melalui tautan dan mengelola konfirmasi kehadiran.
Cristiano Ronaldo mengakhiri karier internasional setelah 23 tahun. Simak rekor bersama Portugal dan sumber kekayaan US$1,2 miliar.
Warga mengapresiasi pelayanan RS Saras Adyatma Bantul yang dinilai cepat, rapi, ramah, serta tidak membeda-bedakan pasien umum dan peserta BPJS Kesehatan.
Robert Budi Hartono memimpin daftar orang terkaya Indonesia awal November 2026. Simak 10 nama dan sumber kekayaan para taipan.
Lebih dari 100 organisasi di 15 negara Eropa memprotes ekspansi pusat data dan mendesak moratorium proyek berskala besar.