HUT RI 17 Agustus, Ini 27 Lokasi Parkir di Monas hingga Ancol
Polda Metro Jaya menyiapkan 27 kantong parkir di Monas, GBK, Kemayoran-Ancol saat perayaan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Foto ilustrasi pedagang kaki lima makanan Indonesia. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bagi penderita nyeri ulu hati atau maag sebaiknya perlu berhati-hati untuk mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa secara berlebihan.
Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Hasanuddin Makassar dr. A. Yasmin Syauki M.Sc Sp.GK (K) mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat memilih konsumsi buka puasa. Konsumsi gorengan bagi penderita maag misalnya diminta untuk tidak terlalu banyak.
“Sebaiknya hanya mengonsumsi satu paling banyak dua setelah minum air putih, sehingga asam lambung yang mulai diproduksi tidak berlebihan, terutama untuk yang menderita riwayat nyeri ulu hati," kata Yasmin dikutip dari Antara, Selasa (19/3/2024).
BACA JUGA: Jika Ada Perusahaan Telat Bayar THR 2024, Ini Sanksinya
Ia mengatakan saat berbuka puasa hal pertama yang harus dilakukan adalah meminum air karena cairan adalah kondisi yang paling menurun saat puasa.
Hal itu juga perlu dilakukan ketika daerah tempat berpuasa sedang panas maka disarankan dimulai dengan minuman baik air mineral maupun yang manis dengan takaran tidak berlebihan.
Sering kali saat berbuka masyarakat meminum minuman manis seperti teh, dan kudapan kue yang juga manis. Yasmin mengatakan hal itu boleh namun tidak lebih dari satu kue atau satu gelas saja.
“Biasanya yang manis adalah makanan selingan atau kue atau minuman ringan, ini harus dibatasi, makan satu atau dua kue saja, minum tidak berlebihan tidak lebih dari satu gelas ukuran sedang,” jelasnya.
Yasmin mengatakan berbuka puasa dengan makanan dan minuman ringan tujuannya untuk segera mengembalikan kadar air dan gula darah yang turun. Namun tidak berlebihan karena kita juga harus melengkapi asupan makanan berat yang dimakan di malam hari.
BACA JUGA: Dukung Swasembada Pangan, 9,55 Ton Pupuk Bersubsidi Bakal Digelontorkan ke Para Petani
Maka itu setelah berbuka puasa, Yasmin mengatakan untuk segera melakukan aktivitas seperti shalat agar tidak terjadi kenaikan gula darah yang cepat.
Makan malam yang dianjurkan juga yang berupa zat gizi lengkap dengan porsi besar seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Sementara ketika sahur, juga perlu mengonsumsi zat gizi lengkap namun dengan porsi yang sewajarnya saja.
“Ketika sudah buka puasa dan jam makan sebaiknya mengkonsumsi cairan air putih lebih sering, dan mencukupkan zat gizi karbohidrat, protein dan lemak saat jam makan,” katanya.
Ia juga menambahkan boleh menambahkan suplemen untuk menambah daya tahan tubuh jika sekiranya aktivitas yang akan dijalani selama puasa dirasa tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya menyiapkan 27 kantong parkir di Monas, GBK, Kemayoran-Ancol saat perayaan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Presiden Prabowo masih mempertimbangkan kunjungan ke NTT pascagempa 7,7. Pemerintah fokus mempercepat penanganan korban.
Harga emas perhiasan hari ini 17 Agustus 2026 naik tipis. Emas 24 karat Lakuemas dijual Rp2,305 juta per gram, simak daftar lengkapnya.
PSIM Jogja resmi meminjamkan Reva Adi Utama ke Borneo FC Samarinda untuk musim 2026/2027 karena tidak masuk skema pelatih kepala.
Kejeniusan tak hanya soal IQ tinggi. Penelitian ungkap 12 ciri anak jenius, dari rasa ingin tahu tak terpuaskan hingga kepekaan emosional. Simak tanda-tandanya
Sejumlah menteri memimpin upacara HUT RI di daerah. Beberapa pejabat berada di NTT untuk memantau penanganan gempa.