OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi kesehatan mental terganggu saat pandemi Covid-19/Freepik.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Kesehatan mental masih menjadi persoalan hingga saat ini. Adapun munculnya stigma negatif perihal kondisi kesehatan mental.
Padahal, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik karena kondisi mental atau pemikiran yang buruk akan berdampak bagi kesehatan tubuh kita. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk memperhatikan kesehatan mental diri sendiri.
Dilansir dari kemkes.go.id, kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar.
Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mental itu mulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Anda perlu memperlakukan diri Anda dengan kebaikan dan rasa hormat. Anda juga perlu menghindari mengkritik diri sendiri.
Luangkan waktu untuk hobi dan proyek favorit Anda, atau perluas wawasan Anda. di samping itu, Anda juga dapat mengerjakan teka-teki silang harian, tanamlah kebun, ikuti pelajaran menari, belajar memainkan alat musik, atau fasih berbahasa lain.
| Baca Juga : Gubernur NTT Perlu Tahu, Masuk Sekolah Terlalu Pagi Berbahaya Buat Kesehatan Mental Anak |
|---|
Merawat diri Anda secara fisik dapat meningkatkan kesehatan mental Anda. misalnya dengan makan makanan yang bergizi, tidak merokok, dan minum air yang banyak. Selain itu, penting untuk berolahraga karena dapat membantu mengurangi depresi dan kecemasan serta meningkatkan suasana hati. Di samping melakukan aktivitas, Anda juga perlu tidur yang cukup untuk menghindari depresi.
Kesehatan mental Anda akan terjaga dengan memiliki membangun hubungan yang baik dengan keluarga atau lingkungan sosial. Untuk itu, Anda perlu meluangkan waktu dan mencari kegiatan dengan orang terdekat untuk menjaga kesehatan mental.
Luangkan waktu dan energi Anda untuk membantu orang lain. Hal tersebut akan membantu Anda untuk bertemu dengan orang baru dan dengan nantinya Anda akan merasa senang karena Anda dapat melakukan suatu tindakan yang nyata untuk membantu seseorang yang membutuhkan.
Stres adalah bagian dari hidup yang tidak dapat Anda hindari. Untuk itu, Anda perlu mengatasinya dengan melakukan hal yang bermanfaat bagi kesehatan mental Anda. Seperti misalnya berolahraga, berjalan-jalan di alam, bermain dengan hewan peliharaan Anda, atau cobalah menulis jurnal untuk mengurangi stres.
Selain itu, Anda juga perlu tersenyum dan melihat humor dalam hidup. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tertawa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meringankan rasa sakit, merilekskan tubuh, dan mengurangi stres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.
Liverpool dan Adidas meluncurkan jersey kandang musim 2026/2027 bernuansa retro era juara liga 1989-90 dengan teknologi CLIMACOOL+.