Tragis! Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Temannya
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Sandyakala Ratu Malang./Hengki Irawan
Sejak memboyong Nimas Lembah ke Tembayat, Ki Suradipa tidak pernah blusukan seperti dulu. Bahkan ia terkesan “social distancing” dengan rakyatnya. Hampir setiap malam, di pendopo yang asri terdengar suara gamelan, lalu sayup-sayup diselingi lantunan suara Lembah mendayu-dayu menembangkan Bramara Wilastita;- Maduretna;- Prawira Lalita;- juga tembang madya semacam Wirangrong;- Pangajapsih;- Jurudemung dan Kuswarini. Dan manakala larut malam, wayah sepi bocah, Nimas Lembah nembang macapatan Asmaradhana dan Sinom.
Pada suatu malam, setelah lelah berjoget, Ki Suradipa tidur pulas dalam dekapan hangat Nimas Lembah. Ia bermimpi melihat watu geni yang semula memancarkan api kecil makin lama kian besar sehingga rumah beserta pendapanya menjadi lautan api: segara geni.
“Tolong, ahh, tolong,” teriak Ki Demang yang disadarkan dari mimpi buruk oleh ciuman hangat selirnya. Ki Suradipa bangun dengan peluh berdliweran di sekujur badan. Ia tidak dapat memejamkan mata sedetik pun sampai terang tanah.
“Panggil seluruh hulubalang, cepat,” bentak Ki Suradipa kepada salah seorang pengawal.
“Sendhika,” Pardal bergegas menghubungi para “cendekiawan” seantero Tembayat untuk menghadap pagi hari itu juga.
BACA JUGA: Cerita Bersambung Sandyakala Ratu Malang: Bagian 005
Ki Suradipa dengan paras sedikit lesi menceritakan mimpinya semalam, dan bertanya apa arti mimpi tersebut. Para penasihat saling berpandangan dengan ragu. Beberapa di antara mereka maklum tafsir impen daradasih itu kurang menyenangkan sehingga tidak berani menerangkan cablaka di hadapan demang kosen itu. Satu dua orang menduga Ki Demang sekadar halu.
“Paman sekalian adalah orang-orang waskita. Sidik paningal. Tapi menafsirkan mimpiku yang sangat sederhana, kenapa tidak bisa?” Demang Suradipa meradang.
“Maaf, Ki Demang. Mimpi itu mligi kembang tidur,” kata penasihat tertua yang paling mumpuni, bernama Begawan Wisrawa. “Hamba rasa Ki Demang tidak perlu risau.”
“Paman Wisrawa, mana mungkin impen tadi malam tidak ada maknanya? Paman jangan meremehkan aku, yang dapat membedakan mana mimpi kosong di siang bolong dan mana yang berarti. Sayangnya aku tidak dikaruniai mata hati permana, dan lebih disayangkan lagi paman paman yang katanya sidik paningal gagal menerjemahkan mimpiku,” sindir Ki Suradipa.
“Maafkan lancang atur hamba, Gusti. Kiranya di daerah Tembayat ini, bahkan di seantero Mataram, hanya seorang waskita unggul yang sanggup menjelaskan,” timpal Begawan Permani.
Wajah Ki Suradipa berseri. Kemarahannya langsung sirna.
“Siapa orang mulia itu, paman?”
“Begawan Sempani dari dusun Krikilan.”
Begawan Permani tahu benar kepermanaan Begawan Sempani, sahabat karibnya ketika sama-sama muda. Mereka saudara seperguruan, bahkan. Pada waktu Ki Ageng Pemanahan menjadi pengampu Mataram, Begawan Sempani ditawari kedudukan sebagai penasihat spiritual tapi jabatan bergengsi itu ditolaknya dengan halus.
“Undang Begawan Sempani ke sini!” ujar gembira Ki Suradipa kepada Pardal, salah satu orang kepercayaannya. Begitulah lima orang prajurit langsung berangkat ke Krikilan membawa tandu dan lima ekor kuda.
BERSAMBUNG: Sandyakala Ratu Malang: Bagian 007
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.