Golden Disc Awards ke-40 Digelar di Taiwan, Ini Para Pemenang Utama
Golden Disc Awards ke-40 hadirkan tiga Daesang untuk pertama kalinya.
Pedagang menata telur
Harianjogja.com, JAKARTA - Telur infertil biasa disebut juga telur HE (hatched egg) seharusnya tidak dijual sebagai telur konsumsi, karena sangat rentan menjadi tampat tumbuh jamur dan bakteri sehingga menyebabkan telur cepat membusuk.
Sayangnya, ada di pasaran telur infertil banyak dijual. Padahal membahayakan. Telur infertil adalah telur yang tidak menetas atau memang sengaja tidak ditetaskan.
Nah, sebelum Anda terjebak membeli telur yang satu ini dan mengonsumsinya, berikut cara mengenali telur infertil seperti dikutip dari wikihow:
1. Memeriksa Kesuburan Telur
Lakukan candling pada telur untuk melihat perkembangan embrionya. Jika telur telah diinkubasi selama beberapa hari, Anda bisa menerawang telur untuk menentukan kesuburannya. Pegang telur pada lilin atau cahaya kuat seperti lampu inkubator dan amati isinya.
Telur yang subur memiliki tanda-tanda perkembangan yang jelas seperti kehadiran jaringan pembuluh darah, embrio yang buram pada ujung besar telur, dan bahkan pergerakan dalam telur.
Telur yang embrionya tidak lagi berkembang memiliki cincin atau garis darah. Oleh karena tidak layak lagi, pembuluh darah yang menyokong telur sudah tercabut.
Telur yang mandul atau infertil akan tampak cukup bening tanpa garis, cincin, atau pembuluh darah.
2. Amati jika telur mengapung
Biasanya telur infertil akan mengapung karena volume di dalamnya tidak cukup besar untuk bisa tenggelam. Jika berisi embrio, telur menjadi lebih berat dan tenggelam. Oleh karenanya, coba beberapa pemeriksaan berikut:Tunggu sampai telur burung berusia beberapa hari dan seluruh embrionya berkembang.
Praktiknya, sebaiknya telur subur hanya boleh dipindahkan sesekali dan tidak boleh terlalu sering. Kalau telur dipindahkan dari inkubator terlalu awal, perkembangannya bisa tersendat dan kalau terlalu lambat, anak ayam di dalamnya akan kesakitan.
Siapkan mangkuk berisi air hangat. Pastikan Anda menggunakan air hangat seandainya telur burung dalam keadaan subur.
Letakkan telur dengan hati-hati dalam air. Lakukan dengan lembut karena sebagian telur sangat rapuh.
Amati apakah telur mengapung atau tenggelam.
Kembalikan telur yang subur ke inkubator sesegera mungkin.
3. Pecahkan telur untuk mengecek kesuburan
Cara paling akurat untuk menguji kesuburan telur di tahap awalnya adalah membuka cangkang untuk melihat isinya. Ketika pecah, Anda akan melihat blastodisc (keping lembaga) untuk melihat apakah berubah menjadi blastoderma. Tentunya, jangan terapkan langkah ini jika telur berencana dikembangbiakkan atau diinkubasi.
Jika telur burung akan dikonsumsi, telur fertil dan infertil tidak memiliki perbedaan dalam rasa.Telur yang fertil akan memiliki blastoderma yang tampak seperti simbol target atau lingkaran putih. Warna putih blastoderma akan terlihat cukup buram dengan pinggiran solid dan tegas.
Lapisan luar yang lebih cerah dan hampir transparan akan mengelilingi titik yang lebih padat.
Telur infertil akan memiliki blastodisc yang berbentuk aneh dan warna putih yang samar dan keruh.
Semua telur, baik fertil maupun infertil, akan memiliki titik putih atau blastodisc.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Golden Disc Awards ke-40 hadirkan tiga Daesang untuk pertama kalinya.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 3 dibuka hingga 9 Juli 2026. Kuota 20 ribu peserta, cek syarat dan jadwal lengkapnya.
Program beasiswa Jepang dinilai memperkuat hubungan Indonesia. Alumni berperan besar dalam pembangunan dan kerja sama bilateral.
Spanyol wajib menang lawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Simak prediksi, jadwal, dan susunan pemain lengkapnya.
Kurang tidur dan stres bisa ganggu hormon kortisol. Waspadai dampaknya bagi kesehatan dan cara menjaga keseimbangannya.
PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) resmi membuka ‘Rumah Sahabat’ di area outdoor Senayan City pada Sabtu (20/6) dan Minggu (21/6)