Kebiasaan Harian Ini Bisa Mempercepat Munculnya Uban Prematur

Jumali
Jumali Sabtu, 20 Juni 2026 04:37 WIB
Kebiasaan Harian Ini Bisa Mempercepat Munculnya Uban Prematur

Rambut beruban./Istockphoto

Harianjogja.com, JOGJA—Munculnya uban merupakan proses alami yang terjadi akibat penurunan produksi melanin pada folikel rambut. Selain faktor genetik dan usia yang tidak dapat dihindari, gaya hidup sehari-hari juga memiliki pengaruh besar terhadap percepatan uban prematur.

Sejumlah kebiasaan buruk diketahui dapat meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh yang berdampak pada kesehatan rambut. Oleh karena itu, perubahan pola hidup menjadi salah satu langkah penting untuk memperlambat munculnya uban di usia muda.

1. Berhenti merokok

Kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor yang paling sering dikaitkan dengan uban prematur. Kandungan zat berbahaya dalam rokok dapat memicu stres oksidatif yang merusak folikel rambut.

Kerusakan ini berdampak pada terganggunya produksi pigmen alami rambut. Menghentikan kebiasaan merokok tidak hanya bermanfaat bagi rambut, tetapi juga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

2. Penuhi kebutuhan nutrisi

Kesehatan rambut sangat dipengaruhi oleh kecukupan nutrisi harian. Kekurangan zat gizi tertentu dapat mempercepat perubahan warna rambut.

Nutrisi penting yang dibutuhkan antara lain:

Vitamin B12, folat, dan vitamin D
Mineral seperti zat besi, zinc, dan tembaga
Protein sebagai komponen utama pembentukan rambut

Sebelum mengonsumsi suplemen, disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis terlebih dahulu. Kelebihan asupan vitamin atau mineral tertentu juga dapat menimbulkan efek samping bagi tubuh.

3. Kelola stres dan pola tidur

Stres berkepanjangan diduga dapat memengaruhi proses pigmentasi rambut pada sebagian orang. Kondisi ini membuat rambut lebih cepat kehilangan warna alaminya.

Menjaga kualitas tidur selama 7–9 jam per hari, rutin berolahraga ringan, serta melakukan relaksasi seperti meditasi dapat membantu menurunkan stres. Saat tubuh lebih stabil, sistem regenerasi rambut juga bekerja lebih optimal.

4. Perawatan rambut yang lebih lembut

Penggunaan bahan kimia keras secara berlebihan, seperti bleaching atau pewarna rambut agresif, dapat mempercepat kerusakan rambut.

Selain itu, penggunaan alat panas seperti catokan, hair dryer, dan curling iron juga perlu dibatasi. Jika digunakan, sebaiknya dilengkapi dengan pelindung panas untuk mengurangi risiko kerusakan struktur rambut.

5. Periksa kondisi medis bila perlu

Munculnya uban secara cepat di usia muda, terutama jika disertai gejala lain seperti rambut rontok parah atau kelelahan, perlu diwaspadai.

Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan gangguan kesehatan seperti masalah tiroid, autoimun, atau kekurangan nutrisi tertentu. Konsultasi ke dokter kulit diperlukan untuk memastikan penyebab yang mendasari.

Perlu diwaspadai klaim produk yang menjanjikan uban dapat kembali hitam secara permanen. Secara medis, uban akibat usia atau faktor genetik umumnya bersifat permanen.

Tidak ada produk topikal seperti sampo atau minyak yang dapat mengembalikan produksi melanin pada folikel rambut yang sudah berhenti bekerja. Karena itu, fokus utama sebaiknya pada pencegahan, bukan janji pemulihan instan.

Perubahan gaya hidup menjadi kunci utama dalam memperlambat munculnya uban prematur. Meskipun tidak dapat menghentikan proses penuaan sepenuhnya, kebiasaan sehat dapat membantu menjaga kesehatan rambut lebih lama.

Dengan konsistensi dalam menjaga pola hidup, risiko uban dini dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online