Listrik Sering Padam? Ini Tips Aman yang Wajib Diketahui

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Sabtu, 20 Juni 2026 13:07 WIB
Listrik Sering Padam? Ini Tips Aman yang Wajib Diketahui

Ilustrasi petugs PLN./ Instagram PLN Jogja

Harianjogja.com, JOGJA—Pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba masih kerap dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di wilayah DIY dan sekitarnya. Kondisi ini tak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan jika tidak diantisipasi dengan tepat.

Berikut Langkah Antisipasi Pemadaman Listrik

Sejumlah langkah sederhana sebenarnya bisa dilakukan warga untuk menghadapi kondisi listrik padam agar tetap aman dan nyaman di rumah.

Salah satu hal paling penting adalah menyiapkan sumber penerangan alternatif. Warga disarankan memiliki senter atau lampu darurat yang mudah dijangkau. Penggunaan lilin diperbolehkan, namun harus dalam pengawasan ketat karena berisiko memicu kebakaran jika diletakkan dekat benda mudah terbakar.

Perhatikan Perangkat Elektronik

Selain itu, perangkat elektronik juga perlu mendapat perhatian. Saat listrik padam, sebaiknya masyarakat mencabut kabel peralatan seperti televisi, kulkas, dan komputer. Langkah ini penting untuk menghindari kerusakan akibat lonjakan listrik saat aliran kembali menyala.

Pemilik rumah juga diimbau untuk tidak terlalu sering membuka kulkas selama listrik padam. Suhu dingin di dalam kulkas dapat bertahan beberapa jam jika pintu tetap tertutup rapat, sehingga makanan tidak cepat basi.

Dalam situasi darurat, ketersediaan daya cadangan menjadi hal krusial. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk selalu mengisi daya ponsel dan power bank, terutama saat cuaca ekstrem yang berpotensi memicu gangguan listrik.

Penggunaan Genset Harus Diwaspadai

Di sisi lain, penggunaan genset juga perlu diperhatikan. Genset tidak boleh dioperasikan di dalam rumah karena menghasilkan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan.

Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik, terutama saat aliran kembali menyala. Pastikan tangan dalam kondisi kering saat menyentuh peralatan listrik guna menghindari risiko tersengat arus.

Apabila pemadaman berlangsung dalam waktu lama tanpa informasi yang jelas, atau muncul tanda-tanda berbahaya seperti bau terbakar dan percikan listrik, masyarakat diimbau segera melapor ke petugas terkait.

Dengan langkah antisipasi yang tepat, dampak pemadaman listrik dapat diminimalkan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan terkendali.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online