MALIQ & DEssentials Rilis Arah Labuh, Album Baru Diluncurkan November
MALIQ & D’Essentials merilis Arah Labuh sebagai pembuka album kesepuluh yang dijadwalkan meluncur November 2026, dengan sejumlah kolaborasi baru.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Siapa bilang wanita lebih mudah mengeluh? Hasil penelitian ternyata menunjukkan wanita bisa menghadapi rasa sakit lebih baik dibanding pria.
Pernyataan tersebut juga menjelaskan perbedaan antara pria dan wanita dalam mengingat penderitaan di masa lalu.
Para ilmuwan di Kanada terpana ketika mendapati pria dan wanita tidak mengingat rasa sakit di masa lalu dengan cara yang sama. Temuan mengejutkan ini menunjukkan bahwa wanita melupakan, tetapi tidak dengan pria.
Jadi, ketika harus menghadapi rasa sakit yang sama lagi, pria lebih stres dan hipersensitif terhadap rasa sakit itu daripada wanita. Jeffrey Mogil, yang memimpin penelitian ini di Universitas McGill, mengatakan, "Kami terkejut ketika melihat adanya perbedaan yang sama antara pria dan wanita, seperti yang kita lihat pada tikus."
Loren Martin, dari University of Toronto, menambahkan, "Yang lebih mengejutkan adalah, para pria lebih menunjukkan reaksinya. Padahal, selama ini diketahui bahwa wanita lebih sensitif terhadap rasa sakit daripada pria dan umumnya lebih mudah stres."
Dikutip HiMedik dari New York Post, Jumat (11/1/2019), beberapa orang secara sukarela mengikuti dua percobaan dalam studi ini. Pada percobaan pertama, 41 pria dan 38 wanita mengalami rasa sakit tingkat rendah, yakni dalam bentuk panas di lengan mereka. Mereka kemudian menilai rasa sakit itu pada skala nol hingga 100.
Segera setelah itu, mereka mengalami pengalaman yang lebih menyakitkan. Mereka dipakaikan manset tensimeter yang diikatkan dengan kuat ke lengan mereka dan dipompa. Lalu mereka diminta melakukan latihan lengan selama 20 menit, tentu sangat menyiksa.
Hanya tujuh dari 80 sukarelawan yang menilainya kurang dari 50 pada skala nyeri sampai 100 poin.
Untuk menguji bagaimana faktor memori rasa sakit memengaruhi batas ambang rasa sakit kita, para ilmuwan mengulangi eksperimen yang sama pada hari berikutnya. Mereka menemukan, pria menilai tingkat rasa sakit mereka "lebih tinggi daripada penilaian sehari sebelumnya dan lebih tinggi daripada penilaian menurut wanita."
Baca selengkapnya terkait penelitian tersebut ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com/HiMedik
MALIQ & D’Essentials merilis Arah Labuh sebagai pembuka album kesepuluh yang dijadwalkan meluncur November 2026, dengan sejumlah kolaborasi baru.
Survei IPO dua tahun Kabinet Merah Putih menempatkan Bahlil Lahadalia sebagai menteri paling diingat publik dengan angka top of mind 37,5%.
Ganjar Pranowo mengajak kader PDIP Jogja mendengarkan aspirasi Gen Z serta meneladani semangat Bung Karno dalam membaca, berdiskusi, dan berpolitik.
Kemnaker mengingatkan pekerja mewaspadai penipuan BSU 2026 melalui tautan palsu, pesan WhatsApp, dan permintaan data pribadi.
Gerindra mendalami informasi dugaan pertemuan tokoh oposisi dengan Dubes Singapura. Dino Patti Djalal membantah kabar tersebut dan menyebutnya fiktif.
Wamen ESDM Yuliot memaparkan capaian transformasi energi Indonesia, termasuk biodiesel B50, elektrifikasi 99,85 persen, dan 18 proyek prioritas.