Gempa Sulteng, Satu Orang Meninggal dan 312 Warga Terdampak
BNPB melaporkan satu warga meninggal akibat gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah. Sebanyak 312 jiwa terdampak dan puluhan bangunan mengalami kerusakan.
/Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA—Banyak orang tua yang memilih untuk membesarkan anak-anaknya dengan dua bahasa. Alasannya karena budaya, tujuan pendidikan, atau untuk memperkaya pengalaman hidup anak-anak kelak.
Ternyata, mengajari anak untuk bilingual sejak dini tidak hanya bermanfaat untuk masa depan mereka, tetapi juga perkembangan otaknya secara khusus. Bayi yang telah dipaparkan dua bahasa sejak dini umumnya terlatih otaknya.
Menurut laporan verywell.com, banyak studi yang telah membuktikan manfaat bayi diajarkan dua bahasa sejak dini. Manfaatnya adalah meningkatkan kemampuan kognitif anak terutama pemecahan masalah. Selain itu, anak yang dipaparkan dwibahasa sejak dini dinilai lebih sosial dan komunikatif.
Dengan mengajarkan anak-anak dwibahasa, anak akan dapat mempelajari bahasa dan kata-kata baru dengan lebih cepat. Selain itu, mereka akan belajar keterampilan kata-kata berima dengan lebih cepat. Hal ini akan membantu mereka belajar membaca kelak.
Seiring perjalanan waktu, anak bilingual akan lebih mudah mempelajari informasi baru, mengelompokkan kategori, menyelesaikan masalah, dan fokus saat mendengar.
Anak dapat dipaparkan pelajaran dua bahasa sejak usia 7-33,5 bulan. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dapat diperkenalkan dalam bahasa kedua sejak usia sangat dini, karena bayi dilahirkan dengan kemampuan untuk mendengar semua jenis bahasa.
Sekalipun masih bayi, mereka memiliki pengaturan jaringan otak yang mampu menerima bahasa. Itulah sebabnya anak perlu dipaparkan bahasa kedua sejak dia bayi. Anak-anak yang terpapar dua bahasa sebelum usia 5 tahun umumnya menerima manfaat untuk perkembangan otak mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BNPB melaporkan satu warga meninggal akibat gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah. Sebanyak 312 jiwa terdampak dan puluhan bangunan mengalami kerusakan.
Portugal gagal menang di laga pembuka Piala Dunia 2026 usai ditahan Kongo 1-1. Cristiano Ronaldo tak mampu mencetak gol.
Rangkuman 10 berita terpopuler Jogja hari ini, dari kebijakan Sultan, kekeringan Gunungkidul, hingga Messi hattrick di Piala Dunia 2026.
Jadwal SIM keliling Jogja 18 Juni 2026 lengkap, termasuk drive thru dan layanan malam, praktis tanpa antre panjang.
Jadwal SIM keliling Sleman 18 Juni 2026 lengkap, termasuk Simeru dan Satpas, praktis tanpa antre panjang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA Juni 2026 lengkap, tarif Rp80 ribu, rute langsung tanpa transit dan praktis.