Advertisement

Lima Kebiasaan Wajib untuk Usia 50+ agar Tetap Kuat di Usia Senja

Newswire
Jum'at, 16 Januari 2026 - 20:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Lima Kebiasaan Wajib untuk Usia 50+ agar Tetap Kuat di Usia Senja Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih kebugaran sekaligus pendiri Praan Health, Navneeth Ramprasad, menyampaikan lima kebiasaan penting bagi individu berusia di atas 50 tahun agar tetap mandiri dan kuat saat memasuki usia 70–80 tahun. Melansir Hindustan Times, Jumat (16/1/2026), ia menegaskan bahwa penurunan massa otot, kepadatan tulang, dan energi yang kerap muncul di usia lanjut tidak bisa diatasi hanya dengan berjalan kaki atau mengurangi porsi makan.

Navneeth menekankan bahwa sejumlah kebiasaan harian harus mulai diterapkan sejak usia 50 tahun agar kualitas hidup tetap optimal.

Advertisement

1. Konsumsi Protein Setiap Kali Makan

“Setelah usia 50 tahun, tubuh membutuhkan 50 hingga 60 gram protein setiap hari untuk mencegah kehilangan massa otot,” ujar Navneeth.

Protein juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama, mempercepat pemulihan otot, serta membantu mengontrol gula darah.

2. Kurangi Konsumsi Nasi

Mengurangi asupan nasi dinilai penting karena konsumsi nasi yang tinggi berkaitan dengan risiko diabetes hingga 61 persen lebih tinggi. Pola makan sebaiknya lebih variatif dengan mengutamakan sumber karbohidrat kompleks dan kaya serat.

3. Tambahkan Kacang dan Biji-Bijian Setiap Hari

Satu genggam kacang dan biji-bijian setiap hari dapat memberikan lemak esensial, protein, dan mineral penting bagi tubuh. Makanan ini membantu menjaga energi dan kesehatan metabolik.

4. Berjalan 10–15 Menit Setelah Makan

“Bergerak setelah makan adalah obat,” kata Navneeth.

Tiga kali jalan kaki singkat dalam sehari dinilai lebih efektif daripada satu kali jalan panjang 45 menit. Aktivitas ringan ini bahkan dapat menurunkan kadar gula darah hingga 30 persen setelah makan.

5. Latihan Kekuatan 3–4 Kali Seminggu

Menjaga kekuatan otot menjadi kunci agar tetap aktif dan terhindar dari cedera. Otot yang melemah berpotensi menimbulkan nyeri lutut, nyeri punggung, hingga meningkatkan risiko jatuh.

Latihan kekuatan sederhana seperti push up di dinding, squat di kursi, atau step up selama 15–20 menit, tiga hingga empat kali seminggu, dinilai mampu “membalikkan kelemahan yang telah berlangsung bertahun-tahun.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Jalur KA Pantura Tergenang, 18 Kereta Terlambat, KAI Minta Maaf

Jalur KA Pantura Tergenang, 18 Kereta Terlambat, KAI Minta Maaf

News
| Jum'at, 16 Januari 2026, 22:27 WIB

Advertisement

Tradisi Labuhan Sarangan Magetan Raih Pengakuan WBTb

Tradisi Labuhan Sarangan Magetan Raih Pengakuan WBTb

Wisata
| Jum'at, 16 Januari 2026, 21:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement