Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Kapur Barus.ist/freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Kapur barus selama ini identik sebagai pengharum ruang dan pengusir serangga. Namun di balik fungsi dasarnya, bahan beraroma tajam ini ternyata memiliki banyak manfaat lain untuk kebutuhan rumah tangga hingga penanganan sehari-hari.
Dengan kandungan senyawa aktif dan sifat aromatiknya, kapur barus dapat dimanfaatkan secara lebih luas—asal digunakan dengan benar dan tetap memperhatikan aspek keamanannya.
Berikut rangkuman manfaat kapur barus dari berbagai sumber:
1. Mengusir Serangga di Dalam Rumah
Aroma kuat kapur barus terbukti tidak disukai kecoa, semut, nyamuk, maupun kutu kecil. Meletakkannya di area rawan serangga seperti bawah wastafel, dekat tempat sampah, atau pojok ruang yang lembap dapat membantu menghalau hama tanpa bahan kimia semprot. Cara ini juga ekonomis, cukup mengganti kapur barus ketika baunya memudar.
2. Membantu Mencegah Masuknya Tikus
Tikus cenderung menghindari bau menyengat dari kapur barus. Penempatannya di jalur pergerakan tikus—misalnya di dapur, dekat lubang dinding, atau ruang penyimpanan—dapat mencegah hewan pengerat tersebut masuk. Meski bukan pembasmi, metode ini cukup efektif sebagai langkah pencegahan.
3. Mengurangi Jamur dan Kelembapan
Kapur barus dapat membantu menekan kelembapan di ruang tertutup seperti lemari, gudang, atau kotak penyimpanan. Efeknya mampu mengurangi bau apek dan memperlambat pertumbuhan jamur. Namun penggunaan ini sebaiknya tetap dibarengi ventilasi yang baik agar hasilnya lebih optimal.
4. Mengatasi Bau Tak Sedap pada Sepatu
Sepatu yang sering digunakan mudah menimbulkan bau akibat keringat dan bakteri. Kapur barus dapat ditempatkan di dalam sepatu semalaman untuk membantu menetralkan aroma tersebut. Meski demikian, kebersihan kaki dan sepatu tetap harus dijaga agar hasilnya maksimal.
5. Mengurangi Bau pada Tempat Sampah
Aroma tidak sedap dari tempat sampah dapat ditekan dengan menempatkan kapur barus di bagian dasar atau wadah terpisah di sekitarnya. Bau dari sampah basah maupun sisa makanan bisa berkurang, terutama bila disertai kebiasaan mengganti kantong sampah secara rutin.
Cara Aman Menggunakan Kapur Barus
Meski bermanfaat, kapur barus harus digunakan secara hati-hati. Hindari menaruhnya di area yang mudah dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan. Jauhkan dari kontak langsung dengan kulit dalam waktu lama, dan pastikan sirkulasi udara baik jika digunakan di ruang tertutup agar aromanya tidak terlalu menyengat.
Gunakan sesuai kebutuhan agar manfaatnya optimal tanpa memunculkan risiko yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Jadwal Moto3 Austria 2026 di Red Bull Ring, termasuk sesi latihan, kualifikasi, dan balapan Veda Ega Pratama.
Juventus Stadium resmi dipilih UEFA sebagai venue final Conference League 2028. Simak daftar lengkap stadion final UEFA 2027-2029.
Madring menuai kritik setelah debut F1 GP Spanyol 2026. Oscar Puente menyebut balapan seperti Monako, tetapi lebih cepat.
MotoGP Mandalika 2026 segera digelar. Simak rekam jejak empat pemenang sebelumnya, dari Oliveira hingga Aldeguer.
Prakiraan cuaca DIY 16 September 2026 didominasi berawan. Cek suhu Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kota Jogja.