Advertisement

Hoaks Berdampak Buruk bagi Kesehatan Anda

Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Rabu, 31 Oktober 2018 - 10:35 WIB
Maya Herawati
Hoaks Berdampak Buruk bagi Kesehatan Anda Ilustrasi - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Apakah Anda pernah membaca kabar atau artikel yang langsung Anda percayai isinya? Pernahkan Anda mencoba obat-obatan tradisional tanpa pernah benar-benar tahu manfaatnya? Pernahkah Anda membaca berita tertentu dan begitu mempercayai isinya, kemudian ternyata berita tersebut salah?

Jika iya, berhati-hatilah, karena bisa jadi Anda sedang menikmati hoaks. Hoaks adalah berita bohong yang dibesar-besarkan seolah-olah informasi tersebut benar adanya.

Advertisement

Ternyata, hoaks tidak bagus untuk kondisi psikologis. Rena Masri, psikolog klinis dewasa dari Q Consulting menjelaskan apabila begitu saja percaya dengan hoaks, itu akan menimbulkan trauma psikologis secara langsung maupun tidak langsung di dalam diri Anda.

Contohnya, berita hoaks yang banyak memaparkan soal kekerasan atau kecelakaan, hal tersebut sangat mungkin membuat masyarakat resah, takut dan cemas.

"Lebih lanjut bisa menyebabkan traumatis bagi sebagian orang," papar Rena, Selasa (30/10/2018) siang.

Rena menjelaskan masyarakat cenderung "termakan" hoaks karena mereka mudah menerima berita hoaks yang sesuai dengan apa yang diyakini atau sesuai dengan apa yang disukainya.

"Misalnya, jika seseorang sangat menyukai pengobatan herbal, biasanya mereka cenderung cepat mempercayai berita hoaks yang berkenaan dengan manfaat manfaat daun-daunan tertentu," lanjutnya.

Kemudian, apabila seseorang tidak menyukai golongan tertentu, biasanya orang tersebut akan mudah mempercayai berita hoaks yang memberitakan hal-hal negatif tentang golongan tersebut.

Banyak kasus penyebaran hoaks yang juga merugikan. Misalnya, jika ada berita hoaks mengenai bahaya merek makanan tertentu menyebar. Hal ini akan merugikan produsen makanan tersebut, karena masyarakat yang percaya hoaks itu tidak akan membeli makanan yang disebutkan dalam berita palsu tersebut.

"Contoh lain, bila berita hoaks tentang kejelekan suatu organisasi menyebar, hal ini mungkin akan memunculkan perselisihan, kecemasan, rasa dendam, dan lain-lain," kata Rena.

Selain itu, efek berita hoaks yang sangat berbahaya bagi sisi psikologis manusia adalah hoaks tentang suatu penyakit tertentu atau foto-foto bencana yang dilebih-lebihkan.

"Ini dapat memunculkan kecemasan, kepanikan, dan juga ketakutan pada masyarakat. Begitu juga dengan berita hoax tentang kecelakaan pesawat, jika berita tersebut menyajikan hal hal atau foto-foto yang menakutkan, akan menimbulkan kecemasan pada sebagian orang," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Yasonna Mengaku Mengedepankan Aspek HAM dalam Menangani Pengungsi Rohingya

News
| Senin, 11 Desember 2023, 11:37 WIB

Advertisement

alt

Cari Tempat Seru untuk Berkemah? Ini Rekomendasi Spot Camping di Gunungkidul

Wisata
| Rabu, 06 Desember 2023, 20:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement