Komnas HAM Desak Evaluasi Polda Jateng Terkait Penggerebekan Pesantren Putri
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Ilustrasi ibu hamil
Harianjogja.com, JAKARTA--Nikita Mirzani jadi sorotan karena tak mengenakan bra saat sidang isbat perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019). Dia beralasan sedang hamil sehingga kalau menggunakan bra akan terasa sesak napas.
"Gue lagi hamil say, engap ini. Sesek kalau pake," kata Nikita Mirzani.
Lalu, benarkah saat hamil perempuan akan mengalami sesak napas ketika mengenakan bra? Dikutip dari laman Babycentre.co.uk, Alison Bourne, fisioterapis kesehatan perempuan mengatakan bahwa hal itu benar adanya.
Kehamilan sejak usia enam minggu membawa perubahan pada tubuh perempuan, termasuk ukuran payudara. Pada saat hamil, payudara perempuan akan membesar dan bertambah berat karena berkembangnya kelenjar susu.
"Payudara memang akan bertambah berat dan besar, namun ukurannya berbeda-beda untuk setiap perempuan. Nah, bagi sebagian perempuan perubahan pada payudara bisa menyebabkan ketidak nyamanan," tutur Bourne.
Tak hanya di payudara, perubahan juga terjadi di tulang rusuk. Hal ini dikarenakan kantong janin yang membesar, membuat tulang rusuk melebar sehingga penggunaan bra bisa membuat sesak napas.
Karena hal inilah Bourne menyarankan para ibu hamil untuk menggunakan bra kehamilan yang sudah tersedia. Bra kehamilan memiliki bahan yang lebih halus, tidak berkawat, dan ukurannya bisa disesuaikan dengan kondisi kehamilan.
Terakhir, Bourne juga menyarankan penggunaan bra hanya saat akan keluar rumah atau bepergian. Jika Anda ada di rumah atau saat tidur, tidak menggunakan bra pun tidak apa-apa.
"Saat hamil, perubahan tubuh dan hormon bisa merepotkan perempuan. Pemilihan bra yang tepat bisa membuat perempuan merasa lebih nyaman dan enak menjalani kehamilan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
EHEF 2026 menghadirkan 90 kampus Eropa dari 14 negara di UGM pada 4 November. Pengunjung bisa mencari informasi kuliah dan beasiswa gratis.
Inflasi DIY Oktober 2026 mencapai 0,27%. Harga cabai merah, tomat, beras, hingga biaya perguruan tinggi menjadi penyumbang utama.
AKBP Netty Rosdiana mengajukan pengunduran diri dari Polri per 1 September 2026. Ini alasan dan rencana aktivitasnya setelah mundur.
DPRD Kulon Progo meminta Pemkab memperhatikan drainase saat membangun jalan untuk mencegah genangan dan kerusakan infrastruktur.
PKB Bantul mengukuhkan seluruh pengurus DPAC dan menyiapkan enam fokus pembenahan organisasi. Pembentukan pengurus ranting ditargetkan rampung Desember 2026.