Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Ibu Hamil, Wanita Hamil, Kehamilan - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Angka pernikahan dini di Indonesia semakin hari kian bertambah. Bahkan di beberapa negara, fenomena pernikahan dini sudah dianggap hal yang umum.
Pernikahan dini dinilai banyak efek buruknya, salah satu kehamilan dini yang dapat menyebabkan berbagai dampak negatif. Dampak negatif dari kehamilan dini mencakup dampak terhadap kesehatan fisik dan juga mental–terutama bagi sang ibu hamil.
Dilansir dari Healthline, berikut bahaya kehamilan dini bagi kesehatan fisik dan mental:
Berikut adalah dampak kesehatan fisik dari kehamilan remaja, baik bagi sang ibu maupun bayi yang dilahirkan:
Remaja yang menjadi seorang ibu memiliki risiko terkena tekanan darah tinggi (preeklamsia) yang lebih tinggi–dibandingkan ibu lainnya dengan usia rata-rata. Lebih lanjut lagi, preeklamsia juga dapat membahayakan ginjal dan berakibat fatal bagi ibu atau bayinya.
Bayi yang dikandungnya pun akan terancam bahaya lainnya, seperti kelahiran prematur dan berat badan yang rendah saat lahir.
Anemia merupakan kondisi di mana Anda kekurangan jumlah sel darah merah dalam tubuh. Remaja yang hamil memiliki peluang lebih tinggi untuk terkena anemia. Akibatnya, sang ibu akan merasa lemah dan lelah–yang akan berpengaruh pada perkembangan bayi.
Melahirkan akan lebih berbahaya bagi remaja–dibandingkan dengan perempuan berusia 20 tahun ke atas.
Menurut WHO, komplikasi selama kehamilan atau persalinan menjadi penyebab utama kematian secara global pada anak perempuan berusia 15-19 tahun.
Kehamilan yang sehat berusia selama 40 minggu. Bayi yang dilahirkan sebelum usia kehamilan yang sehat akan menyebabkannya lahir secara prematur. Seorang ibu remaja lebih berkemungkinan untuk melahirkan bayi secara prematur.
Dalam beberapa kasus, bayi-bayi ini mengalami perkembangan yang kurang sempurna pada tubuh dan otaknya. Hal ini dapat menyulitkannya dalam kesehatan dan perkembangan. Bayi prematur juga cenderung memiliki berat badan kurang–yang mungkin membuat mereka mengalami kesulitan dalam bernapas dan menyusu saat masih bayi.
Saat dewasa, bayi dengan berat badan kurang juga lebih rentan untuk terkena penyakit–seperti diabetes dan penyakit jantung.
BACA JUGA: Puluhan Pasangan Kantongi Rekomendasi Pernikahan Dini, Kehamilan Luar Nikah Masih Jadi Penyebabnya
Berikut adalah dampak kesehatan mental dari kehamilan remaja, baik bagi sang ibu maupun bayi yang dilahirkan:
Baby blues merupakan kondisi ketika seorang ibu mengalami gejala selama satu hingga dua minggu setelah melahirkan. Gejala tersebut beragam, seperti perubahan suasana hati, kecemasan, kesedihan, kewalahan, sulit berkonsentrasi, sulit makan, dan sulit tidur.
Menjadi ibu saat masih remaja merupakan salah satu faktor risiko depresi–terlebih lagi apabila bayi lahir sebelum usia 37 minggu dan sang ibu mengalami komplikasi.
Setelah melahirkan, ibu remaja juga masih berkemungkinan terkena depresi. Depresi ini melibatkan gejala yang lebih parah dan signifikan jika dibandingkan dengan baby blues. Depresi ini sering disalahartikan sebagai baby blues.
Faktanya, gejala baby blues akan hilang setelah beberapa minggu, sedangkan gejala depresi tidak akan terjadi. Gejala tersebut meliputi kesulitan menjalin ikatan dengan bayi, kelelahan yang luar biasa, merasa tidak berharga, kecemasan, serangan panik, berpikir untuk menyakiti diri sendiri atau bayi, dan kesulitan menikmati aktivitas yang dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JiBI/Bisnis.com
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.