Deepfake AI Makin Sulit Dikenali, Ini 4 Cara Membedakan Konten Palsu
Deepfake AI semakin sulit dikenali secara visual. Simak empat cara mendeteksi konten palsu agar tidak mudah tertipu misinformasi.
Agnez Mo. /Ist-Instagram @agnezmo
Harianjogja.com, JOGJA—Agnez Mo menanggapi komentar warganet yang menyoroti perubahan bentuk tubuhnya setelah menghadiri sebuah acara makan malam di Amerika Serikat. Penyanyi tersebut bahkan dituding menggunakan implan hingga dianggap tidak lagi leluasa menari seperti saat masih dikenal sebagai Agnes Monica.
Komentar itu muncul setelah Agnez menghadiri perayaan ulang tahun ke-50 Saban Community Clinic pada Rabu (28/10/2026). Dalam acara bertajuk Saban Clinic 50th Anniversary Dinner tersebut, Agnez tampil mengenakan gaun hitam dengan potongan terbuka di bagian dada.
Momen kehadirannya dibagikan melalui akun Instagram pribadi. Agnez juga mengungkapkan kebanggaannya karena mendapat kesempatan menghadiri acara yang mendukung akses layanan kesehatan bagi semua orang tanpa memandang kondisi mereka.
Namun, unggahan tersebut turut memancing komentar mengenai penampilan fisiknya. Salah satu pengguna Instagram membandingkan bentuk tubuh Agnez saat ini dengan penampilannya ketika masih menggunakan nama Agnes Monica.
Warganet tersebut mengaku menyukai Agnez, tetapi menduga perubahan bentuk tubuh penyanyi berusia 39 tahun itu berkaitan dengan penggunaan implan. Ia bahkan mengaitkannya dengan kemampuan Agnez saat menari dan bernyanyi.
"I love her, but I think implannya kegedean sampe enggak bisa dance kayak dulu lagi... makanya kalo nyanyi kayak ngos-ngosan," tulis akun tersebut, dikutip Senin (2/11/2026).
"Beda jauh Agnes monica sama Agnes mo.... Agnes monica dulu berapi-api kayak api keabadian," lanjutnya.
Agnez tidak membiarkan dugaan tersebut berlalu begitu saja. Ia memberikan balasan langsung dan menjelaskan bahwa perubahan bentuk tubuhnya bukan disebabkan oleh implan seperti yang dituduhkan warganet.
"Terima kasih Tuhan, aku dapat ini dari mama! Dan hormon berubah ketika kamu tidak lagi remaja," tulis Agnez.
Jawaban tersebut kemudian mendapat dukungan dari pengguna Instagram lainnya. Sejumlah warganet menilai penampilan fisik seseorang tidak semestinya menjadi bahan komentar yang menghakimi.
Pemilik akun yang sebelumnya melontarkan dugaan mengenai implan juga akhirnya mengakui bahwa penilaiannya keliru.
Respons Agnez menjadi perhatian karena ia secara langsung membantah spekulasi mengenai tubuhnya. Melalui jawabannya, Agnez juga menyinggung perubahan hormon seiring bertambahnya usia sebagai bagian dari proses alami yang dialami seseorang.
Peristiwa ini kembali memperlihatkan bagaimana penampilan fisik figur publik dapat menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Di sisi lain, respons Agnez mengingatkan bahwa perubahan tubuh tidak semestinya langsung dikaitkan dengan prosedur tertentu tanpa dasar yang jelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deepfake AI semakin sulit dikenali secara visual. Simak empat cara mendeteksi konten palsu agar tidak mudah tertipu misinformasi.
Penelitian Universitas Toronto menemukan orang bisa menebak kelas ekonomi seseorang dari wajah. Namun, persepsi ini berisiko memicu diskriminasi.
Juventus menang 2-0 atas Napoli di Allianz Stadium. Luciano Spalletti memuji perjuangan pemain dan meminta suporter kembali mendukung tim.
Hujan es di Gilangharjo, Pandak, Bantul, merusak atap dan plafon rumah warga. Bongkahan es diperkirakan berdiameter 20 sentimeter.
Pemerintah menyiapkan stimulus Rp722 miliar untuk diskon tiket pesawat Nataru 2026/2027. Simak periode perjalanan dan cara mengecek harganya.
Harga RAM DDR5 di Jepang melonjak tajam. Kit Corsair 128 GB mencapai Rp59,2 juta, sedangkan RAM 32 GB menembus Rp16 juta.