BEI Hapus Batas Rp50, Saham GOTO Bisa Turun ke Rp1
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Ilustrasi narsis/ist-medicalnewstoday.com
Harianjogja.com, NEW YORK—Narsis adalah kelainan psikologis. Seseorang berperilaku dan berkepribadian narsis ketika merasa dirinya adalah segalanya, sementara orang lain hanyalah penggembira saja, kata seorang psikolog klinis.
Profesor psikologi klinis dari California State University, Los Angeles, Amerika Serikat, Dr. Ramani Durvasula menyebut ada beberapa tanda yang melekat kepada mereka yang mengidap narsis, sebagaimana dikutip dari laman BusinessInsider.com.
Durvasula mengatakan seorang yang narsis tidak pernah bersedia mengakui kesalahan diri sendiri. Mereka cenderung mencari kambing hitam atas kesalahan yang terjadi.
Orang berkepribadian narsis cenderung tidak mampu menjalin dan mengungkapkan perasaannya.
Ketika seseorang narsis memberi bingkisan kepada orang lain, maka ia menuntut balasan dan respons yang berlebihan. Ini kerapkali terjadi di dunia kerja.
Pribadi narsis cenderung tampil sebagai sosok yang suka menerima pujian, kata Durvasula. Mereka sulit menerima bahwa dirinya memiliki kelemahan.
Durvasula menyebut bahwa tanda dari mereka yang berperilaku narsistis suka menyodorkan diri. Bahasa lugasnya, suka nampang.
Durvasula mengatakan seorang yang narsistis kerapkali tidak tahu batas dan tidak peka dengan lingkungan sekelilingnya.
Sesungguhnya Krisis Percaya Diri
Seorang yang narsistis kekurangan kepercayaan diri dan mengidap gejala patologis. Ia memerlukan pengakuan diri. "Mereka sangatlah ambisius dan kompetitif. Dan banyak orang terperdaya bahwa mereka tampaknya percaya diri, kenyataannya justru sebaliknya," kata Durvasula.
Merasa dirinya superior ketimbang orang lain merupakan akar dari narsistis. "Dalam kultur kita, merasa superior terkait dengan kepercayaan diri," kata Durvasula.
Tidak semua mereka yang mengidap pribadi narsistis tampil sebagai pribadi superior, karena mereka umumnya pribadi pemalu, bahkan pribadi yang terkena depresi.
Pribadi narsistis pada dasarnya menyentuh soal pola berpikir dan pola berperilaku. Mereka kerapkali menawar-nawarkan diri untuk memberi nasihat meski tidak diperlukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
China melaju ke final AVC Continental 2026 setelah mengalahkan Iran 3-0. Tuan rumah akan menghadapi Thailand di partai puncak.
Sejarah pajak ternyata sudah ada sejak sekitar 3.000 SM di Mesir Kuno. Begini cara Firaun memungut pajak berdasarkan lahan dan hasil panen.
Ingin membeli HP bekas? Simak cara membandingkan prosesor Snapdragon, Dimensity, dan Exynos berdasarkan generasi, CPU, GPU, AI, hingga kondisi perangkat.
Klasemen MotoGP 2026 berubah setelah Marc Marquez menang Sprint Aragon. Marc naik ke posisi ketiga dengan 212 poin, hanya empat angka dari Bezzecchi.