Putusan MK Dana Pensiun Berlaku, OJK Siapkan Tindak Lanjut
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Ilustrasi narsis/ist-medicalnewstoday.com
Harianjogja.com, NEW YORK—Narsis adalah kelainan psikologis. Seseorang berperilaku dan berkepribadian narsis ketika merasa dirinya adalah segalanya, sementara orang lain hanyalah penggembira saja, kata seorang psikolog klinis.
Profesor psikologi klinis dari California State University, Los Angeles, Amerika Serikat, Dr. Ramani Durvasula menyebut ada beberapa tanda yang melekat kepada mereka yang mengidap narsis, sebagaimana dikutip dari laman BusinessInsider.com.
Durvasula mengatakan seorang yang narsis tidak pernah bersedia mengakui kesalahan diri sendiri. Mereka cenderung mencari kambing hitam atas kesalahan yang terjadi.
Orang berkepribadian narsis cenderung tidak mampu menjalin dan mengungkapkan perasaannya.
Ketika seseorang narsis memberi bingkisan kepada orang lain, maka ia menuntut balasan dan respons yang berlebihan. Ini kerapkali terjadi di dunia kerja.
Pribadi narsis cenderung tampil sebagai sosok yang suka menerima pujian, kata Durvasula. Mereka sulit menerima bahwa dirinya memiliki kelemahan.
Durvasula menyebut bahwa tanda dari mereka yang berperilaku narsistis suka menyodorkan diri. Bahasa lugasnya, suka nampang.
Durvasula mengatakan seorang yang narsistis kerapkali tidak tahu batas dan tidak peka dengan lingkungan sekelilingnya.
Sesungguhnya Krisis Percaya Diri
Seorang yang narsistis kekurangan kepercayaan diri dan mengidap gejala patologis. Ia memerlukan pengakuan diri. "Mereka sangatlah ambisius dan kompetitif. Dan banyak orang terperdaya bahwa mereka tampaknya percaya diri, kenyataannya justru sebaliknya," kata Durvasula.
Merasa dirinya superior ketimbang orang lain merupakan akar dari narsistis. "Dalam kultur kita, merasa superior terkait dengan kepercayaan diri," kata Durvasula.
Tidak semua mereka yang mengidap pribadi narsistis tampil sebagai pribadi superior, karena mereka umumnya pribadi pemalu, bahkan pribadi yang terkena depresi.
Pribadi narsistis pada dasarnya menyentuh soal pola berpikir dan pola berperilaku. Mereka kerapkali menawar-nawarkan diri untuk memberi nasihat meski tidak diperlukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026 usai kalahkan Prancis 2-0. Gol Oyarzabal & Porro, rekor 37 laga tak terkalahkan. Final lawan Argentina atau Inggris.
Bulog Jogja mencapai 100% target penyerapan gabah 2026 pada Juli dengan total 196.431 ton setara beras guna memperkuat cadangan pangan.
Kemendagri meminta Pemda mengoptimalkan pajak kendaraan bermotor setelah penerimaan PKB turun Rp11,58 triliun pada 2025.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000, perjalanan pertama pukul 05.00 WIB.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengecam ancaman bom di SDN Srengseng saat MPLS karena mencederai hak anak atas rasa aman di sekolah.