MrBeast Raup Rp5,4 Triliun dan Pimpin Kreator Terkaya Dunia

Jumali
Jumali Selasa, 14 Juli 2026 09:47 WIB
MrBeast Raup Rp5,4 Triliun dan Pimpin Kreator Terkaya Dunia

Mrbeast/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Ekonomi kreator digital terus menunjukkan pertumbuhan luar biasa. Jika dulu profesi kreator konten hanya dianggap pekerjaan sampingan, kini industri tersebut telah berkembang menjadi sektor bisnis bernilai miliaran dolar yang mampu menyaingi banyak industri hiburan konvensional.

Laporan terbaru Forbes bertajuk Top Creators 2026 mencatat tonggak bersejarah baru. Total pendapatan 50 kreator konten dengan penghasilan terbesar di dunia selama periode Maret 2025 hingga Maret 2026 mencapai US$1,02 miliar atau sekitar Rp18,36 triliun.

Di antara puluhan nama besar yang masuk daftar tersebut, satu sosok tampil sangat dominan. Jimmy Donaldson atau yang lebih dikenal sebagai MrBeast kembali menempati posisi teratas dengan pendapatan yang jauh melampaui kreator lain.

Sepanjang periode penghitungan Forbes, MrBeast menghasilkan sekitar US$300 juta atau setara Rp5,4 triliun. Angka tersebut hampir mencapai 30 persen dari total pendapatan seluruh kreator yang masuk dalam daftar 50 besar.

Pendapatan MrBeast juga tercatat sekitar 4,6 kali lebih besar dibandingkan kreator yang menempati posisi kedua.

Kesuksesan pria asal Amerika Serikat itu tidak lagi hanya berasal dari pendapatan iklan YouTube. Dalam beberapa tahun terakhir, ia membangun jaringan bisnis yang terintegrasi melalui Beast Industries.

Kerajaan bisnis tersebut mencakup produksi konten berskala besar, bisnis makanan ringan Feastables, berbagai produk konsumen, hingga proyek hiburan digital yang menjangkau ratusan juta orang di seluruh dunia.

Saat ini, kanal utama YouTube milik MrBeast memiliki lebih dari 500 juta pelanggan. Jika digabungkan dengan seluruh akun media sosialnya, jumlah pengikutnya mencapai sekitar 873 juta orang.

Posisi kedua dalam daftar Forbes ditempati Dhar Mann yang dikenal melalui konten drama inspiratif dan serial fiksi pendek di YouTube. Ia membukukan pendapatan sekitar US$65 juta atau Rp1,17 triliun dengan total pengikut mencapai 171 juta akun.

Di bawahnya terdapat Steven Bartlett, podcaster dan pembawa acara The Diary of a CEO, yang menghasilkan sekitar US$52 juta atau Rp936 miliar.

Sementara itu, kreator gaming Markiplier menempati posisi keempat dengan pendapatan US$38 juta, disusul duo Rhett & Link dari kanal Good Mythical Morning yang meraih US$37 juta.

Salah satu nama yang paling menarik perhatian dalam daftar tahun ini adalah Codie Sanchez. Kreator yang fokus pada konten bisnis dan investasi itu berada di posisi keenam dengan pendapatan sekitar US$31 juta atau Rp558 miliar.

Yang membuat pencapaiannya menonjol adalah jumlah pengikutnya yang hanya sekitar 10 juta akun, jauh lebih sedikit dibandingkan banyak kreator lain yang berada di peringkat atas.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa jumlah pengikut bukan lagi satu-satunya ukuran kesuksesan dalam ekonomi kreator modern.

Audiens yang lebih spesifik dan memiliki minat tinggi terhadap topik tertentu sering kali menghasilkan nilai bisnis yang lebih besar dibandingkan audiens massal.

Karena itu, konten bertema bisnis, investasi, teknologi, pendidikan, maupun pengembangan diri kini menjadi salah satu segmen yang paling diminati oleh pengiklan dan perusahaan.

Contoh serupa terlihat pada Vivian Tu yang berada di peringkat ke-31. Dengan sekitar 10,7 juta pengikut, ia mampu menghasilkan US$8,2 juta atau sekitar Rp147,6 miliar dalam setahun.

Laporan Forbes juga menunjukkan bahwa YouTube masih menjadi platform utama bagi sebagian besar kreator dengan pendapatan tertinggi.

Keunggulan YouTube terletak pada format video panjang yang memungkinkan kreator membangun hubungan lebih kuat dengan audiens. Dari basis penggemar tersebut, mereka kemudian mengembangkan berbagai sumber pendapatan baru seperti podcast, layanan berlangganan, produk fisik, lisensi, hingga bisnis konsumen.

Selain itu, video berdurasi panjang memberi ruang lebih besar untuk penempatan iklan dibandingkan platform video pendek.

Meski demikian, TikTok terus mempersempit jarak. Sejumlah kreator yang awalnya terkenal melalui video viral kini berhasil mengembangkan bisnis di luar media sosial.

Charli D'Amelio misalnya berada di posisi ke-13 dengan pendapatan sekitar Rp324 miliar. Sementara Khaby Lame yang dikenal lewat video komedi tanpa dialog menempati posisi ke-27 dengan pendapatan sekitar Rp178,2 miliar.

Keduanya telah memperluas bisnis ke berbagai sektor, mulai dari industri kecantikan, program televisi, hingga kerja sama komersial bernilai besar.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa ekonomi kreator kini tidak lagi sekadar soal jumlah penonton atau viralitas konten. Kreator yang mampu membangun merek pribadi, menciptakan produk, dan mengembangkan bisnis di luar platform digital memiliki peluang jauh lebih besar untuk menghasilkan pendapatan berkelanjutan.

Di tengah persaingan berbagai platform media sosial, YouTube masih menjadi fondasi utama bagi para kreator yang ingin membangun kerajaan bisnis jangka panjang. Namun dengan pertumbuhan TikTok, podcast, dan berbagai kanal digital baru, persaingan ekonomi kreator diperkirakan akan semakin ketat dalam beberapa tahun mendatang.

10 Kreator Konten Berpenghasilan Tertinggi Dunia Versi Forbes 2026

  1. MrBeast — US$300 juta
  2. Dhar Mann — US$65 juta
  3. Steven Bartlett — US$52 juta
  4. Markiplier — US$38 juta
  5. Rhett & Link — US$37 juta
  6. Codie Sanchez — US$31 juta
  7. IShowSpeed — US$30 juta
  8. Mark Rober — US$30 juta
  9. Ms. Rachel — US$26 juta
  10. Jesser — US$25 juta

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online