Ginjal Terancam Rusak? Coba Rutin Konsumsi Tiga Makanan Ini

Jumali
Jumali Senin, 06 Juli 2026 09:17 WIB
Ginjal Terancam Rusak? Coba Rutin Konsumsi Tiga Makanan Ini

Mentimun. - Foto ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Ginjal memiliki peran sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Organ ini bertugas menyaring limbah dan zat beracun dari darah, mengatur keseimbangan cairan, serta menjaga kadar mineral dan elektrolit agar tetap stabil. Ketika fungsi ginjal terganggu, berbagai sistem tubuh ikut terdampak karena proses pembuangan zat sisa tidak berjalan optimal.

Selain menjaga asupan cairan dan menerapkan gaya hidup sehat, pemilihan makanan juga berpengaruh besar terhadap kesehatan ginjal. Beberapa jenis makanan bahkan dinilai mampu membantu kerja ginjal sekaligus mengurangi risiko munculnya gangguan pada organ tersebut.

Dikutip dari Times of India, ahli nutrisi dan chiropractor Dr. Eric Berg menyebut terdapat sejumlah bahan pangan yang dapat mendukung fungsi ginjal secara alami. Makanan ini mudah ditemukan dan dapat dimasukkan ke dalam menu harian.

1. Mentimun membantu menjaga hidrasi tubuh

Salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan ginjal adalah memastikan tubuh memperoleh cairan yang cukup. Dalam hal ini, mentimun menjadi pilihan yang direkomendasikan karena memiliki kandungan air yang sangat tinggi, mencapai sekitar 95 persen.

Kandungan air tersebut membantu tubuh mempertahankan hidrasi sekaligus mendukung proses pembuangan zat sisa metabolisme melalui urine. Dengan kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik, ginjal dapat bekerja lebih efektif dalam menyaring kreatinin, asam urat, dan berbagai limbah lainnya.

Selain itu, mentimun tergolong rendah kalori sehingga aman dikonsumsi sebagai camilan sehat. Masyarakat dapat mengolahnya menjadi salad, campuran jus, maupun dikonsumsi langsung sebagai pelengkap makanan.

2. Lemon berpotensi membantu mencegah batu ginjal

Lemon juga dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan ginjal. Kandungan asam sitrat di dalam buah ini berperan mengikat kalsium dalam urine sehingga dapat mengurangi risiko terbentuknya kristal yang menjadi cikal bakal batu ginjal.

Konsumsi air perasan lemon secara rutin sering dikaitkan dengan upaya menjaga saluran kemih tetap sehat. Selain itu, lemon juga dipercaya membantu menurunkan kadar asam urat yang berlebihan dalam tubuh.

Kadar asam urat yang tinggi dapat menambah beban kerja ginjal dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Karena itu, menambahkan perasan lemon ke dalam air minum atau teh tanpa gula dapat menjadi pilihan sederhana untuk mendukung kesehatan ginjal.

3. Peterseli mengandung antioksidan dan bersifat diuretik

Peterseli atau parsley menjadi bahan makanan berikutnya yang dinilai bermanfaat bagi fungsi ginjal. Tanaman herbal ini memiliki sifat diuretik alami yang membantu meningkatkan produksi urine sehingga proses pembuangan racun dari tubuh dapat berlangsung lebih optimal.

Selain itu, peterseli kaya akan senyawa antioksidan seperti apigenin, luteolin, dan quercetin. Senyawa tersebut diketahui memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan potensi peterseli dalam mendukung kesehatan ginjal. Studi yang dipublikasikan pada 2024 menemukan bahwa peterseli berpotensi membantu memperbaiki fungsi ginjal serta mengurangi stres oksidatif. Penelitian lain menunjukkan tanaman ini dapat membantu menurunkan ekskresi kalsium dan protein dalam urine yang berkaitan dengan pembentukan batu ginjal.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa konsumsi makanan sehat tidak dapat menggantikan pengobatan medis. Masyarakat tetap disarankan menerapkan pola makan seimbang, mencukupi kebutuhan cairan harian, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

Bagi penderita penyakit ginjal atau kondisi medis tertentu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi tetap diperlukan sebelum melakukan perubahan signifikan terhadap pola makan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online