Dari Yeezy hingga Musik, Ini Sumber Kekayaan Kanye West

Jumali
Jumali Senin, 26 Oktober 2026 21:57 WIB
Dari Yeezy hingga Musik, Ini Sumber Kekayaan Kanye West

Kanye West - Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Kekayaan rapper dan pengusaha Kanye West, yang kini dikenal sebagai Ye, masih menjadi perdebatan. Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya mencapai US$400 juta atau sekitar Rp7,2 triliun, jauh di bawah klaim Ye pada Januari 2025 yang menyebut hartanya bernilai US$2,77 miliar atau sekitar Rp50 triliun.

Perbedaan tersebut berkaitan dengan cara penilaian aset dan bisnis yang dimiliki sang rapper. Berakhirnya kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar, terutama Adidas, turut memengaruhi estimasi kekayaannya.

Menurut Forbes, nilai kemitraan Ye dengan Adidas sebelumnya diperkirakan mencapai US$1,5 miliar. Setelah kerja sama itu berakhir pada 2022, Forbes menaksir kekayaan bersihnya turun menjadi US$400 juta.

Mengapa Estimasi Kekayaan Ye Berbeda?

Kemitraan dengan Adidas melalui produk Yeezy pernah menjadi salah satu pilar utama bisnis Ye. Namun, perusahaan tersebut mengakhiri kerja sama setelah serangkaian pernyataan antisemitisme yang disampaikan sang rapper. Gap juga lebih dahulu mengakhiri kemitraannya dengan Ye pada 2022.

Keputusan perusahaan-perusahaan tersebut berdampak pada bisnis fashion Ye dan menjadi salah satu faktor yang menjelaskan penurunan estimasi kekayaannya. Meski kehilangan kemitraan besar, ia masih memiliki aset dan sumber pendapatan lain, termasuk dari katalog musik, properti, uang tunai, serta bisnis Yeezy.

Forbes memperkirakan kekayaan bersih Ye sebesar US$400 juta dengan memperhitungkan aset-aset yang masih dimilikinya. Angka ini merupakan estimasi, bukan laporan keuangan pribadi yang telah diaudit secara terbuka.

Ye Pernah Mengklaim Kekayaannya US$2,77 Miliar

Ye memiliki penilaian berbeda mengenai kekayaannya. Pada Januari 2025, ia membagikan pernyataan dari Eton Venture Services yang menyebut kekayaan bersihnya mencapai US$2,77 miliar.

Dalam pernyataan tersebut, valuasi itu disebut didasarkan pada portofolio musik Ye dan kepemilikannya atas merek Yeezy. Ye turut membagikan tangkapan layar pernyataan tersebut melalui media sosial.

Namun, klaim itu tidak sama dengan estimasi Forbes. Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa penilaian kekayaan seorang pengusaha atau selebritas dapat bergantung pada valuasi aset, hak kekayaan intelektual, serta metode penghitungan yang digunakan.

Karena itu, angka US$2,77 miliar perlu dipahami sebagai valuasi yang diumumkan melalui Eton Venture Services dan dibagikan Ye, bukan angka yang otomatis menjadi estimasi konsensus dari berbagai lembaga independen.

Musik, Yeezy, dan Aset Lainnya

Kekayaan Ye tidak hanya berkaitan dengan penjualan produk fashion. Katalog musik, properti, uang tunai, dan kepemilikan bisnis juga menjadi bagian dari aset yang diperhitungkan dalam sejumlah estimasi kekayaannya.

Forbes sebelumnya juga memasukkan kepemilikan saham sebesar 5% di Skims, merek pakaian pembentuk tubuh yang didirikan mantan istrinya, Kim Kardashian, dalam penghitungan kekayaan Ye. Namun, informasi tersebut merupakan laporan kepemilikan terdahulu dan belum cukup untuk memastikan status sahamnya saat ini.

Nilai kekayaan bersih tidak sama dengan jumlah uang tunai yang tersedia. Penghitungannya turut memperhitungkan nilai aset dan bisnis, sementara kewajiban finansial juga dapat memengaruhi hasil akhir.

Dengan demikian, estimasi Forbes sebesar US$400 juta dan klaim Ye sebesar US$2,77 miliar harus dibaca berdasarkan sumber, waktu, dan metode penilaian masing-masing. Tanpa laporan keuangan lengkap yang dapat dibandingkan, angka kekayaan bersih Ye saat ini tidak bisa dipastikan hanya dari kedua pernyataan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online